Liputan Euro 2024: Melihat Perawatan Rumput Stadion di Markas Bayern Munchen, Ada Teknologi Pengganti Sinar Matahari

Bola.net - Benediktus Gerendo Pradigdo, jurnalis KLY Sports, memiliki kesempatan langka untuk melihat Fussball Arena Munchen yang tengah bersiap menggelar semifinal Euro 2024 pada Selasa (9/7/2024) mendatang. Salah satu yang menarik adalah penggunaan lampu berwarna kuning untuk menerangi lapangan.
Pada hari istirahat Euro 2024 pada Kamis (4/7/2024), ia memanfaatkan waktu untuk mengunjungi markas Bayern Munchen, yang dikenal sebagai Allianz Arena atau Fussball Arena selama Euro 2024 berlangsung.
Saat berada di tribun stadion, KLY Sports melihat sinar kuning menerangi lapangan hijau. Namun, hal tersebut tidak tersebar di seluruh lapangan.
Sinar kuning itu berasal dari lampu yang terpasang pada perangkat yang dapat digeser. Ternyata, ini adalah salah satu metode yang digunakan pengelola Fussball Arena untuk merawat rumput.
Pengganti Sinar Matahari

Sebagai sebuah informasi awal, selama berada di Munchen sejak Selasa (2/7/2024), Bola.com menilai cuaca di ibu kota Bavaria ini memang suka berubah antara panas dan mendung begitu cepat.
Bahkan ada satu hari di mana hujan turun dan tak ada sinar matahari yang menyinari.
Ternyata penggunaan peralatan dengan lampu berwarna kuning tersebut bertujuan untuk menjadi pengganti sinar matahari yang belakangan tidak terlihat di Kota Munchen. Padahal jelas saat ini seharusnya adalah musim panas.
"Lampu berwarna kuning itu memang digunakan sebagai pengganti sinar matahari. Anda sudah berapa hari di Munchen? Pasti tahu bahwa sinar matahari jarang terlihat belakangan ini," ujar Niko, seorang guide yang memimpin tur stadion di Allianz Arena, kepada Bola.com.
Namun, melihat sinar kuning yang menerangi rumput hanya sebagian kecil dari lapangan, Bola.com pun bertanya mengenai seberapa lama sinar itu akan diberikan kepada bagian rumput tersebut dan kemudian dipindahkan ke bagian lain.
"Nantinya memang akan digeser ke sampingnya. Namun, kalau ditanya seberapa lama, jujur saya tidak tahu. Itu ada staf teknis sendiri yang lebih memahami, karena besaran kekuatan sinar terhadap rumput pun harus diatur," ujar Niko.
Demi Kualitas Terbaik saat Menggelar Semifinal Euro 2024
Fussball Arena Munchen. (c) Bola/Benediktus Gerendo P.
Niko pun menjelaskan bahwa penggunaan lampu berwarna kuning itu adalah salah satu prosedur yang harus digunakan untuk memastikan bahwa kualitas rumput kembali ke level terbaik ketika lapangan harus digunakan.
Sebagai info, setelah terakhir menggelar pertandingan antara Belanda kontra Rumania di babak 16 besar, Fussball Arena Munchen untuk kali terakhir akan menggelar pertandingan di Euro 2024 pada semifinal yang digelar Selasa (9/7/2024).
Semifinal yang digelar di Munchen akan mempertemukan pemenang antara Spanyol kontra Jerman di laga perempat final, dan pemenang antara Portugal kontra Prancis di fase yang sama.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Stadion Euro 2024: Allianz Arena
Piala Eropa 29 Mei 2024, 12:15
-
Bolanet Goes to Bundesliga: Melihat Kejayaan Bayern Munchen dari Museum
Liga Eropa Lain 24 Februari 2019, 12:24
-
Robert Lewandowski, Sang Raja di Allianz Arena
Liga Eropa Lain 11 Februari 2019, 13:11
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR