Luka Modric Malu Kroasia Dihancurkan Inggris 0-7

Luka Modric Malu Kroasia Dihancurkan Inggris 0-7
Pemain Kroasia Josko Gvardiol menghalau bola di depan pemain Inggris Alex Scott dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Bola.net - Luka Modric mengaku sangat kecewa setelah Kroasia menelan kekalahan telak 0-7 dari Inggris di Rijeka, Sabtu (3/10/2026) malam WIB. Kapten Kroasia tersebut bahkan menyebut dirinya merasa malu setelah timnya tampil jauh di bawah standar.

Hasil ini menjadi kekalahan terbesar sepanjang sejarah Timnas Kroasia. Inggris tampil dominan dan mampu mencetak tujuh gol tanpa memberikan kesempatan kepada tuan rumah untuk membalas.

Modric kembali dipercaya tampil sejak menit awal setelah absen ketika Kroasia menghadapi Spanyol. Namun, kehadirannya belum mampu membantu Kroasia menghindari hasil buruk dalam laga tersebut.

Harry Kane dan Bukayo Saka menjadi penyumbang gol terbanyak Inggris dengan masing-masing mencetak dua gol. Jude Bellingham, Anthony Gordon, serta Morgan Rogers juga ikut mencatatkan nama di papan skor untuk melengkapi kemenangan tim asuhan Thomas Tuchel.

1 dari 3 halaman

Modric Akui Kroasia Jalani Malam yang Bencana

Pemain Kroasia Josko Gvardiol bereaksi dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Inggris di Rijeka, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Kroasia Josko Gvardiol bereaksi dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Inggris di Rijeka, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Modric menilai kekalahan dari Inggris tidak hanya disebabkan oleh kualitas lawan. Menurutnya, Kroasia melakukan terlalu banyak kesalahan dan tidak menunjukkan agresivitas serta kebersamaan yang seharusnya menjadi bagian dari permainan mereka.

Pemain veteran tersebut juga merasa kekalahan dengan skor besar telah mencoreng reputasi yang dibangun Kroasia selama bertahun-tahun. Ia menegaskan bahwa hasil buruk tetap harus diterima, tetapi cara mereka kalah tidak dapat dibenarkan.

"Sulit mencari penjelasan untuk penampilan seperti ini tanpa membicarakan gesekan, kesalahan, agresivitas, dan kurangnya kebersamaan. Saya sudah berada di sini selama 20 tahun, tetapi untuk pertama kalinya saya merasa malu setelah pertandingan," kata Modric.

"Kekalahan ini bisa dimengerti karena Inggris lebih baik dari kami saat ini, tetapi kalah dengan cara seperti ini dan mencoreng reputasi yang telah kami bangun selama bertahun-tahun tidak dapat diterima. Saya merasa sangat malu," lanjut Modric.

2 dari 3 halaman

Modric Minta Kroasia Tidak Saling Menyalahkan

Pemain Kroasia Petar Sucic (kiri) melakukan tekel terhadap pemain Inggris Jude Bellingham dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Pemain Kroasia Petar Sucic (kiri) melakukan tekel terhadap pemain Inggris Jude Bellingham dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Darko Bandic

Modric menilai penampilan Kroasia jauh dari standar yang seharusnya mereka tunjukkan di level internasional. Ia bahkan merasa timnya seperti kehilangan sejumlah pemain karena tidak mampu bermain sesuai kemampuan.

Meski kecewa berat, Modric meminta rekan-rekannya tidak mencari kambing hitam setelah kekalahan tersebut. Ia menilai seluruh anggota tim harus menghadapi situasi sulit itu bersama-sama sebelum bertemu Spanyol.

"Anda tidak bisa bermain sepak bola seperti ini. Rasanya seolah-olah kami kehilangan empat atau lima pemain. Ini adalah malam yang membawa bencana, dan kami tidak boleh saling menyalahkan atau mencari kambing hitam, kami harus tetap bersama," ujar Modric.

"Hari ini kami bahkan akan kalah dari tim divisi tiga," sambung Modric.

3 dari 3 halaman

Modric Desak Kroasia Bangkit Lawan Spanyol

Kroasia tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan karena pertandingan berikutnya menghadirkan tantangan berat. Modric meminta tim menunjukkan karakter berbeda ketika menghadapi Spanyol.

Menurutnya, para pemain harus memperlihatkan rasa frustrasi, kebanggaan, keinginan, kemauan, dan persatuan untuk merespons hasil memalukan tersebut. Modric menegaskan bahwa penampilan seperti ketika menghadapi Inggris tidak boleh kembali terjadi.

"Kami harus bersatu karena pertandingan sulit lainnya sudah menanti. Kami harus menunjukkan keberanian sejati dan apa yang kami miliki dalam hal frustrasi, kebanggaan, keinginan, kemauan, dan persatuan," tegas Modric.

"Bermain seperti ini tidak dapat diterima," lanjutnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL