
Bola.net - Sepak bola kerap menghadirkan kejutan besar, termasuk di ajang sekelas Euro.
Ajang Euro sudah digelar sejak tahun 1960 silam. Turnamen ini digelar empat tahun sekali.
Tentunya sudah ada banyak hal terjadi di turnamen yang digagas UEFA ini. Di antaranya yang menarik adalah adanya sejumlah kejutan.
Ada sejumlah tim underdog yang berhasil meraih kemenangan atas tim yang di atas kertas punya kualitas lebih superior. Jadi pertandingan mana saja yang pernah menghadirkan kejutan besar di ajang Euro?
Simak informasinya di bawah ini Bolaneters.
Jerman Barat vs Spanyol
Tentu saja duel ini tersaji pada era tahun 80an silam. Tepatnya di ajang Euro 1984.
Jerman Barat saat itu cuma membutuhkan satu poin saja. Jika bisa mendapatkannya maka mereka bakal lolos ke babak semifinal sebagai runner-up grup.
Akan tetapi Spanyol memberikan perlawanan alot. La Furia Roja akhirnya malah bisa menang 0-1 berkat gol semata wayang Antonio Maceda di menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan itu membuat Jerman Barat dipaksa angkat koper. Spanyol sendiri akhirnya bisa melaju ke final namun akhirnya dikalahkan oleh Prancis.
Jerman vs Denmark
Duel ini tersaji pada tahun 1992 silam. Jerman dan Denmark saat itu bertemu di babak final.
Uniknya, Denmark sejatinya tidak mendapat tiket lolos ke putaran final turnamen itu. Mereka berhasil masuk ke turnamen itu setelah Yugoslavia mengundurkan diri.
Denmark masuk ke final saja sudah menjadi kejutan besar. Dan mereka kemudian berhasil menang 0-2 atas Jerman, via John Jensen dan Kim Vilfort, menjadi kejutan yang lebih besar lagi.
"Kami tidak bisa gagal karena tidak ada ekspektasi," kata Vilfort.
Republik Ceko vs Italia
Italia bersua dengan Republik Ceko di fase grup Euro 1996. Azzurri saat itu punya banyak pemain legendaris di skuatnya.
Sebut saja Paolo Maldini, Alessandro Costacurta, Demetrio Albertini, hingga Enrico Chiesa. Italia jelas diunggulkan, apalagi dua tahun sebelumnya mereka sukses menjadi finalis Piala Dunia 1994.
Ceko unggul dulu melalui Pavel Nedved. Italia bisa menyamakan skor melalui Enrico Chiesa. Namun dengan diusirnya Luigo Apollini, Ceko bisa mencetak gol lagi melalui Radek Bejbl dan Azzurri pun kalah dengan skor 2-1.
Portugal vs Yunani
Duel ini tersaji pada tahun 2004 silam. Portugal dan Yunani saat itu bersua di fase grup.
Portugal kala itu diperkuat oleh Cristiano Ronaldo. Mereka juga masih punya sejumlah pemain top macam Luis Figo, Rui Costa, Fernando Couto, hingga Deco.
Yunani kalah dalam penguasaan bola. Namun mereka bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 1-2.
Gol-gol Yunani dicetak oleh Georgios Karagounis dan Angelos Basinas. Sementara gol Portugal dihasilkan Cristiano Ronaldo.
Prancis vs Yunani
Kisah heroik Yunani masih berlanjut di Euro 2004. Mereka sukses menapak ke perempat final dan bersua dengan Prancis.
Saat itu Prancis masih diperkuat nama-nama legendaris. Sebut saja Thierry Henry, Zinedine Zidane, Lilian Thuram, Claude Makelele, hingga Robert Pires.
Namun Yunani sukses mengalahkan mereka dengan skor 0-1. Mereka menjebol gawang Les Blues melalui aksi Angelos Charisteas.
Portugal vs Yunani
Portugal dan Yunani masih bertemu lagi di Euro 2004. Kali ini keduanya bersua di babak final.
Yunani tak henti-hentinya membuat kejutan. Usai mengalahkan Portugal di fase grup, mereka sukses melaju jauh hingga ke final.
Portugal tentu merasa bahwa ini adalah peluang mereka untuk bisa melakukan revans. Namun justru Yunani yang sekali lagi bisa menang, kali ini dengan skor 0-1 berkat gol sundulan kepala Angelos Charisteas.
Belgia vs Wales
Duel ini tersaji pada ajang Euro 2016. Kedua tim saat itu bersua di babak perempat final.
Wales sendiri sudah membuat kejutan sebelumnya dengan melaju ke babak tersebut. Apalagi ini adalah turnamen besar pertama mereka dalam 58 tahun.
Belgia punya banyak pemain hebat dan diunggulkan untuk menang. Namun mereka akhirnya kalah 1-3. Gol Radja Nainggolan dibalas Ashley Williams, Robson-Kanu, dan Sam Vokes.
Inggris vs Islandia
Islandia bukan negara besar dalam urusan sepak bola. Mereka baru sekali lolos ke Euro pada tahun 2016.
Meski menjalani debut, mereka tak grogi dan malah berhasil masuk ke babak 16 besar. Di sini mereka bersua dengan Inggris, yang punya talenta hebat macam Wayne Rooney, Harry Kane, dan Raheem Sterling.
Inggris unggul cepat melalu penalti Rooney. Namun Islandia mampu bangkit dan mencetak dua gol balasan melalui Ragnar Sigurdsson dan Kolbeinn Sigthorsson.
"Mereka mengira ini akan menjadi laga yang mudah," kata sang pencetak gol, Sigurdsson.
(UEFA/BBC)
Jangan Lewatkan:
- Italia Panen, Ini Rekor yang Terjadi pada Paruh Pertama Babak 16 Besar Euro 2020
- Cristiano Ronaldo Vs Lionel Messi di Turnamen Antarnegara, Siapa Lebih Baik?
- 7 Top Skor Terakhir Euro, Siapa Saja?
- 7 Pemain Terburuk Portugal di Euro 2020: Terbaik di Premier League, Bapuk di Timnas!
- Kandaskan Austria, Italia Pecahkan Rekor Unbeaten yang Sudah Bertahan 82 Tahun!
- Ledakan Denmark di Euro 2020: Magis 26 Juni, 8 Gol dalam 2 Laga, dan Gol Lord Braithwaite
- Cristiano Ronaldo Dominasi Catatan Rekor pada Matchday Pamungkas Fase Grup Euro 2020
- Penggawa Belanda Dominasi Tim Terbaik Fase Grup Euro 2020 Versi Whoscored
- Cristiano Ronaldo Panen Rekor Usai Portugal Tahan Prancis di Euro 2020
- Rapor pemain Juventus di Fase Grup Euro 2020: Ronaldo Wow, Szczesny dan Demiral Waduh
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR