
Bola.net - Laga babak 16 Besar Euro 2024 antara Timnas Jerman vs Timnas Denmark harus dihentikan sementara karena cuaca buruk. Hujan deras dan petir membuat wasit meminta semua pemain keluar dari lapangan.
Jerman berhadapan dengan Denmark pada babak 16 Besar Euro 2024. Laga ini dimainkan di Stadion BVB, Minggu 30 Juni 2024.
Jerman tampil agresif sejak menit awal. Bersama Toni Kroos yang mengomandoi lini tengah, Jerman punya beberapa peluang pada 10 menit awal laga. Namun, Kasper Schmeichel tampil solid untuk Denmark.
Kubu Denmark tidak kalah apik. Christian Eriksen memegang kendali permainan. Pada menit ke-31, Eriksen punya peluang bagus dari tendangan bebas. Hanya saja, eksekusi Eriksen masih mengenai pagar pemain.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Alasan Laga Jerman vs Denmark Dihentikan

Pada menit ke-34, wasit Michael Oliver terlihat memberi isyarat agar pemain keluar dari lapangan. Saat itu, hujan sudah terlihat mengguyur kawasan Stadion BVB.
Bahkan, ada kilatan petir yang menyambar. Hal ini membuat wasit asal Inggris itu menghentikan pertandingan untuk sementara waktu.
"Karena kondisi cuaca buruk (badai petir dan hujan lebat) di Dortmund, telah diputuskan untuk menunda pertandingan babak 16 besar UEFA EURO 2024 antara Jerman dan Denmark," tulis keterangan resmi UEFA.
"UEFA akan membuat pengumuman tentang dimulainya kembali pertandingan tersebut pada waktunya," sambungnya.
Ketika laga dihentikan, skor masih 0-0.
Daftar Susunan Pemain
Timnas Jerman: (4-2-3-1): Neuer; Kimmich, Rudiger, Schlotterbeck, Raum; Kroos, Andrich; Musiala, Gundogan, Sane; Havertz.
Pelatih: Julian Nagelsmann.
Timnas Denmark (3-4-1-2): Schmeichel; Andersen, Christensen, Vestergaard; Bah, Hojbjerg, Delaney, Maehle; Olsen, Eriksen; Hojlund.
Pelatih: Kasper Hjulmand
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!.
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Haruskah Timnas Italia Pecat Luciano Spalletti?
- 5 Bintang Serie A Bantu Swiss Pulangkan Timnas Italia dari Euro 2024: Kerja Hebat Thiago Motta di Bologna!
- Link Nonton Live Streaming Jerman vs Denmark, Euro 2024
- Hasil Euro 2024 Swiss vs Italia: Skor 2-0
- Persahabatan Lamine Yamal dan Nico Williams: Emang Udah Saling Paham!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Spanyol vs Georgia di RCTI - Euro 2024
Piala Eropa 30 Juni 2024, 22:31
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR