
Bola.net - Matchday pertama gelaran Euro 2020 telah usai. Hari terakhir matchday pertama ini mempertemukan Portugal dan Hungaria juga antara Jerman dan Prancis di Grup F.
Pada momen ini, Portugal sukses mengalahkan Hungaria tiga gol tanpa balas. Sementara, Jerman harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-0.
Selain hasil tersebut, sama seperti hari-hari sebelumnya, ada sejumlah rekor yang tercipta pada hari terakhir matchday pertama Euro 2020.
Apa saja rekor-rekor yang terjadi pada dua laga di hari terakhir matchday pertama Euro 2020? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ronaldo Langganan Euro

Cristiano Ronaldo panen rekor kala tampil pada laga antara Portugal dan Hungaria, Selasa (15/06) malam WIB. Kapten tim Portugal tersebut menjadi pemain pertama yang tampil di lima putaran final Piala Eropa.
Selain itu, laga ini menjadi kali ke-39 Ronaldo membela Portugal di turnamen besar (Piala Eropa dan Piala Dunia). Sebuah rekor bagi pemain asal Eropa. Ia melewati catatan Bastian Schweinsteiger, yang sempat 38 kali tampil bagi Jerman.
Pencetak Gol Terbanyak

Tak sekadar tampil dalam lima edisi Piala Eropa, Ronaldo juga mencetak gol dalam tiap edisi tersebut. Ini merupakan rekor yang sejauh ini belum bisa disamai pesepak bola lain. Sejauh ini, bahkan, belum ada pemain lain yang bisa mencetak gol dalam empat edisi Euro yang mereka ikuti.
Selain itu, dengan tambahan dua gol yang ia cetak pada laga kontra Hungaria, pundi-pundi gol Ronaldo menjadi sebelas gol. Hal ini menjadikan Ronaldo sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak sepanjang gelaran Piala Eropa.
Tambahan dua gol ini juga menjadikan catatan gol Ronaldo menjadi 106 gol, kian mendekati catatan rekor dunia 109 gol, yang dipegang oleh Ali Daei.
Pencetak Brace Tertua

Dua gol yang dicetaknya pada laga kontra Hungaria juga menjadikan Ronaldo sebagai pesepak bola tertua yang mencetak brace pada ajang Piala Eropa. Ia mencetak brace ini pada usia 36 tahun dan 130 hari.
Rekor pencetak brace tertua sebelumnya dipegang oleh Andriy Shevchenko. Shevchenko mencetak brace pada laga antara Ukraina dan Swedia di Euro 2012. Waktu itu, pria yang saat ini menjadi pelatih Ukraina tersebut berusia 35 tahun dan 256 hari.
Rekor Pepe

Cristiano Ronaldo bukan satu-satunya pemain Portugal yang mengukir rekor pada laga kontra Hungaria. Pemain belakang Portugal ini berusia 38 tahun dan 109 hari pada laga tersebut, membuatnya menjadi pemain tertua yang membela Portugal pada gelaran Piala Eropa. Sebelumnya, rekor ini dipegang ricardo Carvalho, yang membela Portugal pada usia 38 tahun dan lima hari.
Bagi Pepe -dan Joao Moutinho- gelaran Piala Eropa ini menjadi gelaran Piala Eropa keempat dalam perjalanan karier mereka.
Aib Jerman

Tak hanya rekor apik yang tercipta. Ada juga rekor buruk yang tercipta pada laga hari terakhir matchday pertama Euro 2020 ini.
Jerman, di luar dugaan, harus menelan kekalahan pada laga kontra Prancis. Bagi Der Panzer, ini merupakan kekalahan pada laga pertama mereka di sepanjang gelaran Piala Eropa yang mereka ikuti.
Sebelumnya, dari 12 laga pertama mereka di sepanjang sejarah Piala Eropa, Jerman meraih tujuh kemenangan dan lima hasil imbang.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah, Diolah dari IFFHS)
Baca Juga:
- Siapakah yang Bakal Jadi Top Scorer Euro 2020? Inilah 5 Kandidat Terkuatnya
- Galeri Foto: Suasana Unik Euro 2020, Fans Penuhi Stadion Laga Hungaria vs Portugal
- Melempem dalam Laga Perdana Inggris di Euro 2020, Harry Kane Dibela Tyrone Mings
- Data dan Fakta Euro 2020: Belanda vs Austria
- Prediksi Euro: Belanda vs Austria 18 Juni 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Radja Nainggolan Tertawakan Aksi Ronaldo dan Pogba Pindahkan Botol
Bolatainment 16 Juni 2021, 23:58
-
Cristiano Ronaldo dari 2004 hingga 2020, 17 Tahun Menghiasi Piala Eropa
Piala Eropa 16 Juni 2021, 14:33
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR