
Bola.net - Sejarah diciptakan Cristiano Ronaldo dengan menjadi pemain pertama yang turun di lima edisi Piala Eropa. Catatan itu resmi ditulis dalam laga Hungaria versus Portugal pada babak penyisihan Grup F Euro 2020, di Stadion Puskas Arena, Budapest, Selasa (16/6/2021) malam WIB.
Sejak 2004 hingga sekarang di Euro 2020, Ronaldo masih awet di lapangan hijau. Ia seperti tercipta untuk hajatan empat tahunan sepak bola Eropa itu.
Jika dihitung, nama Ronaldo sudah 17 tahun menghiasai tiap cerita Piala Eropa. Perjalanan yang tidak sebentar dan barangkali sulit disamai, meski tak menutup kemungkinan pada masa depan akan terpecahkan.
Dari lima edisi Piala Eropa yang diikutinya, prestasi terbaik Ronaldo adalah membawa Portugal juara pada 2016 di Prancis. Kendati saat partai final melawan tuan rumah, pemain Juventus itu harus ditarik keluar karena cedera.
Tapi, Ronaldo tetap berperan karena terus mendampingi rekan-rekannya dari bench. Ia juga berteriak-teriak membantu pelatih kepala, Fernando Santos memberi instruksi sampai akhirnya Portugal mampu mengalahkan Prancis 1-0.
Di balik pencapaian sebagai pemain yang turun di lima edisi Piala Eropa, Ronaldo juga punya cerita lain dalam ajang ini. Mulai kenangan pahit sampai panen rekor, seperti yang dirangkum Bola.net dari UEFA.com:
Kenangan Pahit
Kekalahan Portugal 0-1 di final Euro 2004 dari Yunani mungkin menjadi kenangan pahit Ronaldo di Piala Eropa. Sebab ketika itu, Portugal dianggap memiliki generasi emas, dan punya pemain muda hebat dalam diri Ronaldo.
Banyak yang tak percaya Yunani bisa mengalahkan Portugal. Sebab pada saat itu, turnamen sepak bola antar negara paling akbar di Benua Biru tersebut berlangsung di Portugal.
Ronaldo pun hanya bisa bengong melihat dan merasakan kekalahan dari Yunani. Tapi pada 2016, ia akhirnya mampu memimpin rekan-rekannya di lapangan untuk mengangkat trofi juara Piala Eropa.
Sedangkan saat edisi Euro 2008 dan 2012, Portugal tidak mampu melangkah sampai final. Pada 2008 di Austia-Swiss, Portugal hanya bisa bermain hingga perempat final, dan pada 2012 di Ukraina-Polandia, perjalanan Portugal bersama Ronaldo selesai di semifinal.
Panen Rekor

Laga melawan Hungaria pada Selasa (16/6/2021) malam WIB, menjadi ajang pengukuhan rekor buat Ronaldo. Ia setidaknya membukukan dua rekor, yaitu top skor Piala Eropa dan pemain yang selalu mencetak gol di lima edisi.
UEFA merilis bahwa Ronaldo telah mencetak 11 gol di Piala Eropa. Catatan terbaru yakni dua gol ke gawang Hungaria. Jumlah gol itu memecahkan rekor yang puluhan tahun dipegang Michel Platini (10 gol).
Rekor itu masih bertambah dengan catatan Ronaldo saat ini yaitu pengoleksi gol terbanyak Portugal. Ia sudah menghasilkan 106 buat negaranya di berbagai ajang internasional.
Usai pertandingan melawan Hungaria, Ronaldo mengirimkan ucapan terima kasih kepada rekan-rekannya. Ia mengatakan, tidak bisa berbuat banyak di lapangan tanpa bantuan teman-temannya.
"Saya sangat berterima kasih kepada tim, karena telah membantu saya mencetak gol dan menjadi yang terbaik," kaya Ronaldo.
Sekarang di usia 36 tahun, akankah Ronaldo masih berambisi untuk turun di Euro 2024? Kita tunggu saja tahun-tahun mendatang, apakah ia sudah pensiun atau belum.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ronaldo Singkirkan Minuman Bersoda, Netizen: Dia Minumnya Wedang Jahe, Beras Kencur, Temulawak
- Video Euro 2020: Momen Ketika Ronaldo Geser Minuman Soda dan Diganti Air Mineral
- 5 Pelajaran Euro 2020 Hungaria vs Portugal: Ronaldo Ternyata Juga Manusia Biasa
- 2 Ekspresi Ronaldo pada Diogo Jota: Marah Tidak Diumpan dan Geleng-geleng
- Ronaldo: Pecahkan Rekor? Menang Lebih Penting
- Tiru Aksi Cristiano Ronaldo, Paul Pogba Memindah Botol Bir Saat Konferensi Pers
- Viral Ronaldo Geser Botol Soda, Pogba Pindahkan Botol Bir, Netizen: Pemain Liga 1 Geser Botol Orson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Radja Nainggolan Tertawakan Aksi Ronaldo dan Pogba Pindahkan Botol
Bolatainment 16 Juni 2021, 23:58
-
Cristiano Ronaldo dari 2004 hingga 2020, 17 Tahun Menghiasi Piala Eropa
Piala Eropa 16 Juni 2021, 14:33
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR