Meski diunggulkan, Prancis nyatanya tak bisa menang melawan Albania. Prancis bahkan tertinggal lebih dulu lewat Mergim Mavraj sebelum kemudian Antoine Griezmann menyamakan kedudukan.
Prancis sebenarnya mampu mendikte permainan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun Albania bermain sangat disiplin dan menunjukkan fokus dan disiplin yang tinggi terhadap taktik serangan balik mereka.
Tapi Prancis juga tampil variatif dalam laga ini. Meski mendominasi, namun Prancis bisa menunjukkan serangan balik cepat setelah serangan Albania berhasil mereka patahkan.
Albania nampak sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Terlihat bahwa mereka sudah berlatih untuk memaksimalkan peluang lewat set piece.
Terus-menerus menyerang, Prancis justru dikejutkan dengan gol Mergim Mavraj. Berawal dari tendangan pojok yang diambil pendek, Elseid Hysaj melewati Christophe Jallet untuk mengirim crossing yang diselesaikan dengan baik oleh Mavraj jelang babak pertama usai.
Prancis tak sempat bereaksi terhadap gol itu pada babak pertama dan harus tertinggal saat jeda.
Memasuki babak kedua, arah pertandingan tak banyak mengalami perubahan. Prancis masih terus menyerang sementara Albania menunggu dan mencoba mencuri kesempatan lewat serangan balik.
Albania sempat bermain nyaman dan meredam semua upaya serangan Prancis. Namun terus ditekan, gawang Albania akhirnya jebol juga pada menit ke-73.
Pemain pengganti Antoine Griezmann melakukan penetrasi dari sayap kiri, dan melepas tendangan yang bersarang di pojok bawah gawang dan gagal dihalau Berisha.
Perubahan terus dilakukan kedua tim. Namun hingga pertandingan berakhir, skor imbang 1-1- tetap tak berubah. Prancis akan menjamu Swedia dalam laga ujicoba sementara Albania akan menghadapi Italia, juga dalam ajang persahabatan.
Susunan pemain Prancis: Lloris; Jallet, Varane, Yanga Mbiwa, Digne (Kurzawa, 70'); Pogba, Cabaye (Griezmann, 59'), Sissoko (schneiderlin, 80'); Valbuena (Payet, 85'); Benzema, Lacazette (Gignac, 70').
Susunan pemain Albania: Berisha; Hysaj, Mavraj, Cana, Agolli; Lila (Vila, 85'), Memushaj, Kukeli (Bulku, 90'), Abrashi (Ajeti, 69'), Lenjani (Shala, 76'); Cikalleshi (Balaj, 93'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Atasi Albania, Benzema Beber Kesulitan Prancis
Piala Eropa 15 November 2014, 07:35
-
Highlights Friendly: Prancis 1-1 Albania
Open Play 15 November 2014, 05:38
-
Review: Prancis Gagal Tundukkan Albania
Piala Eropa 15 November 2014, 04:48
-
Preview: Prancis vs Albania, Laga Pengisi Waktu
Piala Dunia 14 November 2014, 02:28
-
Video: Panas dan Ricuh, Laga Serbia vs Albania Dihentikan
Open Play 15 Oktober 2014, 06:16
LATEST UPDATE
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:21
-
Arsenal Dinilai Selebrasi Lebay Usai Kalahkan Tottenham: Padahal Belum Juara!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:02
-
Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 07:53
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR