Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim

Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Pelatih Italia Roberto Mancini mengamati dalam laga UEFA Nations League antara Italia vs Belgia di Roma, Italia, Jumat, 25 September 2026 (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Bola.net - Roberto Mancini memberikan penilaian positif setelah Italia bermain imbang 1-1 melawan Prancis pada matchday 3 Grup 1 UEFA Nations League A 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB.

Italia datang dengan misi menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang sama seperti ketika kalah 0-2 dari Belgia. Gli Azzurri sebelumnya bangkit dengan kemenangan 4-1 atas Turki dan kembali menunjukkan performa yang lebih meyakinkan saat menghadapi Prancis.

Prancis sempat unggul melalui Michael Olise, tetapi Italia berhasil menyamakan kedudukan lewat Alessandro Bastoni. Gianluigi Donnarumma juga melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawang Italia dari kebobolan lebih banyak.

Kartu merah Dayot Upamecano pada penghujung laga membuat Prancis harus bermain dengan 10 pemain. Namun, kedua tim tetap berusaha mencari kemenangan hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

1 dari 3 halaman

Mancini Senang Italia Bermain sebagai Tim

Pemain Italia Alessandro Bastoni melepaskan tembakan dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Prancis, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Pemain Italia Alessandro Bastoni melepaskan tembakan dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Prancis, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Mancini mengakui Italia menghadapi pertandingan yang sulit sejak menit awal. Meski Prancis lebih banyak menguasai bola, Gli Azzurri mampu membatasi peluang yang didapat tuan rumah dan tetap memberikan ancaman ketika memiliki kesempatan.

Bastoni menjadi sosok penting dalam hasil tersebut setelah mencetak gol penyama kedudukan. Gol itu menjadi gol keduanya secara beruntun setelah sebelumnya mencetak gol pada penampilan pertamanya sejak playoff Piala Dunia di Bosnia dan Herzegovina.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, terutama pada awal laga, tetapi kami mampu membuat mereka hanya memiliki sedikit peluang, meskipun mereka lebih banyak menguasai bola," kata Mancini kepada RAI Sport.

"Kami bermain sebagai sebuah tim, menyerang dan bertahan bersama, jadi ini tentu menjadi malam yang sangat positif bagi kami," lanjut Mancini.

2 dari 3 halaman

Mancini Nilai Italia Terus Berkembang

Pemain Prancis Rayan Cherki dan pemain Italia Nicolo Fagioli berebut bola dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Pemain Prancis Rayan Cherki dan pemain Italia Nicolo Fagioli berebut bola dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Mancini melihat pertandingan melawan Prancis sebagai bagian dari proses perkembangan Italia. Ia senang karena para pemain tetap berusaha memainkan sepak bola meski berhadapan dengan skuad Prancis yang memiliki banyak pemain berkualitas.

Italia memang sempat berada dalam tekanan pada beberapa fase pertandingan. Namun, Mancini menilai timnya tetap memiliki keberanian untuk mencari gol setiap kali mendapatkan peluang.

"Saya ingin ini menjadi langkah maju lainnya dalam perjalanan kami. Saya suka bahwa kami mencoba bermain sepak bola, meskipun menghadapi tim Prancis yang luar biasa dan dipenuhi para juara," ujar Mancini.

"Pada beberapa kesempatan kami berada dalam tekanan, tetapi kami selalu berusaha mencetak gol setiap kali memiliki kesempatan, jadi itu sangat bagus," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Mancini Soroti Perjuangan Italia hingga Akhir

Kiper Italia Gianluigi Donnarumma bertepuk tangan setelah pertandingan UEFA Nations League melawan Prancis, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Kiper Italia Gianluigi Donnarumma bertepuk tangan setelah pertandingan UEFA Nations League melawan Prancis, Sabtu (3/10/2026). (c) AP Photo/Teresa Suarez

Pertandingan tetap berlangsung sengit setelah Upamecano mendapatkan kartu merah dan membuat Prancis bermain dengan 10 orang. Mancini menilai situasi tersebut tidak mengubah keinginan kedua tim untuk mendapatkan kemenangan hingga peluit akhir.

Hasil imbang membuat persaingan Grup 1 kembali terbuka setelah Belgia mengalahkan Turki dengan skor 4-1. Prancis berada di puncak dengan tujuh poin, disusul Belgia dengan enam poin dan Italia yang mengoleksi empat poin.

“Saya juga melihat beberapa hal positif pada babak kedua melawan Belgia, tetapi tentu saja hasil pertandingan memengaruhi cara orang menilai penampilan tim,” ujar Mancini di Sky Sport Italia.

“Gigio sempat menyelamatkan kami dalam beberapa kesempatan, tetapi kami bermain ketika memang perlu bermain dan menciptakan peluang sepanjang pertandingan. Saya tahu dengan terus bekerja, para pemain ini bisa membentuk Nazionale yang hebat.

"Ini membutuhkan waktu. Akan ada momen ketika semuanya berjalan lebih baik, dan ada juga yang tidak terlalu baik, tetapi memang dibutuhkan waktu.”

Sumber: Football Italia


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL