
Bola.net - Gianluigi Donnarumma memuji sikap Italia setelah bermain imbang 1-1 melawan Prancis pada matchday 3 Grup 1 UEFA Nations League A 2026/2027, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. Menurutnya, tidak semua tim mampu tampil bagus ketika menghadapi Prancis di Stade de France.
Italia menunjukkan respons positif setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Belgia pada pertandingan pertama. Gli Azzurri kemudian menang telak 4-1 atas Turki sebelum kembali tampil solid ketika menghadapi Prancis.
Prancis unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Michael Olise yang mengenai pemain Italia sebelum masuk ke gawang. Alessandro Bastoni kemudian menyamakan kedudukan setelah melakukan tekanan tinggi dan merebut bola dari Lucas Da Cunha.
Hasil tersebut sekaligus membuat Prancis gagal menjaga catatan tanpa kebobolan sejak Zinedine Zidane mengambil alih posisi pelatih. Donnarumma menjadi salah satu pemain penting Italia setelah melakukan tujuh penyelamatan sepanjang pertandingan.
Donnarumma Puji Performa Italia

Donnarumma menilai penampilan Italia di Paris menunjukkan perkembangan positif setelah hasil mengecewakan melawan Belgia. Kiper Manchester City itu juga melihat timnya mampu menjaga kekompakan ketika harus lebih banyak bertahan.
Menurut Donnarumma, menghadapi Prancis membutuhkan konsentrasi tinggi karena lawan memiliki kualitas individu yang sangat baik. Ia juga mengaku kecewa setelah kekalahan dari Belgia, tetapi memahami bahwa perjalanan Italia masih panjang.
"Datang ke sini dan tampil sebaik ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan semua orang," kata Donnarumma kepada Sky Sport Italia.
"Prancis adalah tim yang luar biasa, dan bahkan ketika kami harus bertahan dengan blok rendah, kami tetap bersatu. Saya sangat menyukai itu," lanjut Donnarumma.
Donnarumma Soroti Sikap Italia

Donnarumma melihat gol Bastoni sebagai gambaran dari keberanian yang ditunjukkan Italia sepanjang pertandingan. Bek Inter Milan tersebut maju untuk menekan lawan dan akhirnya berhasil merebut bola sebelum mencetak gol penyama kedudukan.
Kiper Italia itu menilai tindakan tersebut mencerminkan karakter yang ingin mereka bangun dalam perjalanan panjang bersama tim nasional. Ia pun mengaku senang dengan perkembangan yang ditunjukkan skuad Gli Azzurri.
"Saya sangat senang dengan apa yang dilakukan tim ini dan kami datang ke sini dengan sikap yang hebat. Gol Bastoni menunjukkan dia maju dan menyerang mereka ketika menguasai bola, itulah sikap sebuah tim hebat," ujar Donnarumma.
"Saya sedih setelah pertandingan melawan Belgia karena kekalahan selalu menyakitkan bagi saya, tetapi ini adalah awal dari perjalanan panjang dan saya tahu kami bisa saja mengalami kekalahan," tegasnya.
Donnarumma Bahagia Bisa Bantu Italia

Donnarumma juga menjadi salah satu alasan Italia mampu membawa pulang hasil imbang dari Paris. Ia mencatat tujuh penyelamatan, yang menjadi jumlah penyelamatan terbanyak ketiga dalam satu pertandingan Italia sepanjang kariernya.
Penampilan tersebut membuat Donnarumma merasa berada dalam periode yang baik secara individu. Namun, ia lebih menekankan kontribusinya terhadap performa kolektif Italia dibandingkan pencapaian pribadi.
"Saya sedang berada dalam periode performa yang bagus, saya merasa tenang dan penyelamatan yang saya lakukan malam ini juga bagus. Saya senang karena bisa membantu tim dan ini adalah penampilan luar biasa dari seluruh tim," pungkas Donnarumma.
"Para pemain muda harus diberi kesempatan untuk melakukan kesalahan, karena dari situlah mereka bisa mendapatkan pengalaman dan kedewasaan. Kami yang lebih senior akan berusaha membantu mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta membuat mereka memahami betapa pentingnya memberikan 100 persen dalam setiap sesi latihan," lanjutnya.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianluigi Donnarumma Puji Sikap Italia usai Tahan Prancis 1-1
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 07:04
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
-
Debut Kandang Zidane Bersama Prancis Berakhir Imbang, Donnarumma Jadi Penghalang
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:19
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR