
Bola.net - Adrien Rabiot memberikan pujian kepada Italia setelah Prancis ditahan imbang 1-1 pada matchday 3 Grup 1 UEFA Nations League A 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB.
Italia tampil agresif pada babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang terbaik. Namun, Prancis lebih dulu mencetak gol melalui tendangan bebas Michael Olise yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang.
Alessandro Bastoni kemudian menyamakan kedudukan setelah merebut bola dari Lucas Da Cunha. Kedua tim terus saling menyerang hingga akhir pertandingan, termasuk setelah Dayot Upamecano mendapat kartu merah.
Hasil imbang membuat Prancis tetap berada di puncak Grup 1 dengan tujuh poin. Belgia berada satu poin di belakang, sedangkan Italia mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Rabiot Puji Semangat Juang Italia

Rabiot menilai Italia mampu memberikan perlawanan kuat sepanjang pertandingan di Paris. Gelandang AC Milan tersebut juga menyoroti kontribusi Gianluigi Donnarumma yang membuat sejumlah penyelamatan penting.
Menurut Rabiot, performa Italia tidak bisa dilepaskan dari semangat yang mereka tunjukkan di atas lapangan. Ia juga menganggap penampilan tersebut cukup mengesankan setelah Gli Azzurri sebelumnya kalah 0-2 dari Belgia.
"Italia bermain sangat baik, kami sempat mendominasi dan layak menang, jika bukan karena Gigio yang luar biasa dengan melakukan tiga atau empat penyelamatan luar biasa," kata Rabiot kepada Sky Sport Italia.
"Dalam hal semangat, Italia sangat mengesankan dan hal ini tidak bisa dianggap remeh setelah pertandingan pertama melawan Belgia," lanjut Rabiot.
Rabiot Soroti Pendekatan Permainan Prancis

Rabiot mengakui Prancis sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol tambahan. Ia juga menilai pendekatan permainan timnya sudah sesuai dengan instruksi yang diberikan Zinedine Zidane.
Prancis mencoba memberikan tekanan sejak area pertahanan Italia dengan tujuan merebut bola secepat mungkin. Namun, Rabiot melihat ada hal yang masih perlu diperbaiki setelah Prancis mencetak gol pertama.
"Kami memiliki banyak peluang dan saya pikir kami pantas mendapatkan lebih, yang juga dikatakan pelatih di ruang ganti, tetapi kami senang dengan pendekatan yang ditunjukkan. Kami melakukan pressing tinggi dan secara rutin merebut kembali bola di area mereka, seperti yang diminta pelatih kepada kami," ujar Rabiot.
"Setelah mencetak gol, mungkin kami sedikit mengurangi tekanan dan itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki," tambah Rabiot.
Rabiot Terpukau dengan Kerja Keras Lini Depan Prancis

Rabiot juga melihat sejumlah perubahan positif dalam permainan Prancis sejak Zidane menangani tim nasional. Ia menyebut sang pelatih meminta para pemain untuk lebih agresif dalam merebut bola serta lebih berani menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu.
Menurut Rabiot, pertandingan melawan Italia menunjukkan kekompakan skuad Prancis ketika menjalankan tugas menyerang dan bertahan. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada para penyerang yang turut membantu tim ketika kehilangan bola.
"Ada banyak hal positif, dia meminta hal-hal yang berbeda, yaitu langsung agresif untuk merebut kembali bola dan lebih banyak masuk ke situasi satu lawan satu. Kami melihat semangat tim, semua orang bertahan dan menyerang bersama, jadi dalam hal itu kami melakukannya dengan sangat baik," ungkap Rabiot.
"Saya terkesan melihat bagaimana para penyerang bekerja sangat keras di depan untuk membantu tim. Sayang kami tidak menang, tetapi ini adalah pertandingan yang bagus," sambung Rabiot.
Rabiot Bersiap Hadapi Laga Penting Kontra Belgia

Prancis masih memimpin klasemen Grup 1 setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Namun, posisi mereka belum aman karena Belgia hanya terpaut satu poin, sementara Italia juga masih memiliki peluang untuk bersaing.
Rabiot pun mulai mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Belgia. Setelah laga tersebut, ia akan kembali ke AC Milan untuk menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan berikutnya.
"Kami memiliki pertandingan penting lainnya melawan Belgia dan itu akan sangat menentukan untuk posisi pertama, kemudian ada beberapa hari libur sebelum saya kembali ke Milan. Kami memiliki banyak pertandingan yang harus dimainkan dalam beberapa pekan ke depan dan semoga tidak terlalu banyak pemain yang mengalami cedera," pungkas Rabiot.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianluigi Donnarumma Puji Sikap Italia usai Tahan Prancis 1-1
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 07:04
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
-
Debut Kandang Zidane Bersama Prancis Berakhir Imbang, Donnarumma Jadi Penghalang
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:19
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR