
Bola.net - Salah satu kandidat pelatih Timnas Jerman saat ini adalah Louis van Gaal. Menurut Philipp Lahm, ada keuntungan yang diperoleh Jerman jika akhirnya DFB memilih pelatih asal Belanda tersebut.
Van Gaal merupakan satu dari sekian nama yang dikaitkan dengan jabatan pelatih kepala Jerman. Namanya mencuat karena dua hal, yaitu kemampuan dan ketersediaannya.
Van Gaal dikenal sudah terbiasa melatih tim nasional, klub elit Eropa, berurusan dengan pemain-pemain bintang, sampai mengembangkan bakat pemain muda.
Selain kemampuannya itu, ia saat ini tidak sedang bekerja di manapun. Van Gaal juga lebih memprioritaskan tawaran melatih tim nasional daripada kembali ke klub.
Ulasan Positif

Lahm yang pernah diasuh van Gaal semasa di Bayern Munchen pada 2009/2010 hingga 2010/2011 punya ulasan yang positif terhadap pelatih berusia 72 tahun itu.
“Waktu di Bayern Munchen, dia adalah orang yang tepat untuk membentuk klub dengan filosofinya di waktu yang tepat,” kata Lahm kepada BILD.
“Karakteristiknya sangat kuat dengan pengalaman yang sangat banyak, yang didapatkannya dari melatih klub dan tim nasional,” ujar dia lagi.
Keuntungan untuk Timnas Jerman
Bagi Lahm, penunjukan van Gaal jadi pelatih Jerman bakal memberikan keuntungan dari sisi kedisiplinan, sebagai salah satu aspek penting dalam melatih sebuah tim.
“Louis van Gaal merupakan orang yang menjunjung tinggi kedisiplinan, ketertiban, dan struktur saat timnya bermain,” ungkap sang pemain.
“Dan terkait hal-hal ini, ia selalu menyampaikannya kepada pemain dengan bahasa yang sangat jelas,” lanjut dia lagi.
Peluang Kecil
Kendati begitu, peluang van Gaal menangani Jerman diyakini sangat kecil. Sebab, sang pelatih bukan merupakan warga negara Jerman.
"Saya rasa tidak ada pelatih luar Jerman yang pernah menjadi pelatih tim nasional Jerman," kata van Gaal.
Sumber: BILD
Bacaan Terkait:
- Bayern Munchen Persilahkan Timnas Jerman Angkut Julian Nagelsmann Asal...
- Jerman Kembali Mencium Aroma Kemenangan, Thomas Muller: Terima Kasih, Rudi Voller!
- Man of the Match Jerman vs Prancis: Marc-Andre ter Stegen
- Hasil Jerman vs Prancis: Skor 2-1
- Louis van Gaal: Saya Latih Timnas Jeman? Kayaknya Gak Mungkin Deh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Untungnya Timnas Jerman Jika Rekrut Louis van Gaal
Piala Eropa 14 September 2023, 14:35
-
Bayern Munchen Persilahkan Timnas Jerman Angkut Julian Nagelsmann Asal...
Piala Eropa 14 September 2023, 07:20
-
Jerman Kembali Mencium Aroma Kemenangan, Thomas Muller: Terima Kasih, Rudi Voller!
Piala Eropa 13 September 2023, 08:55
-
Man of the Match Jerman vs Prancis: Marc-Andre ter Stegen
Lain Lain 13 September 2023, 04:28
-
Hasil Jerman vs Prancis: Skor 2-1
Piala Eropa 13 September 2023, 03:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR