Perdebatan siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo mungkin tidak akan pernah usai. Keduanya sama-sama tampil impresif musim lalu dan menjadi kandidat kuat merebut Trofi Ballon d'Or tahun ini.
Tulisan ini bukan memberikan jawaban siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo, hanya memberikan gambaran mengapa CR7 bisa lebih bersinar di musim depan. (ble/mac)
Striker Real Madrid semakin berbahaya

Trio striker Madrid, Ronaldo, Karim Benzema dan Gonzalo Higuain tampil impresif musim lalu. Jika digabungkan, total mereka bertiga mencetak 89 di La Liga musim lalu.
Dengan bermain sebagai sayap, maka kemungkinan terburuk Ronaldo akan menghadapi bek sayap dan dua bek tengah atau seorang gelandang bertahan. Bandingkan dengan Messi yang bermain di tengah, pusat serangan Barca.
Dengan bermain di tengah, daripada di menyamping seperti Ronaldo, Messi menjadi lebih mudah 'dimatikan'. Apalagi jika Messi tidak mendapat banyak dukungan dari rekan timnya yang lain.
Keuntungan bagi Ronaldo?
Bermain di sayap membuat lawan tidak leluasa untuk menjaga Ronaldo. Bek lawan tidak akan terlalu menjaga ketat Ronaldo karena justru akan membiarkan striker Madrid menjadi bebas.
Musim lalu Messi menyumbang 44 persen jumlah gol Barcelona. Mayoritas serangan Messi berasal dari tengah. Taktik Barca sudah terlalu jelas, jika lawan Barca ingin gawangnya tidak kebobolan, mereka 'cukup' menjaga Messi.
Kepercayaan diri sebagai pemenang

Untuk pertama kalinya sejak didatangkan dari Manchester United, Cristiano Ronaldo akhirnya berhasil mempersembahkan gelar La Liga untuk Madrid.
Ronaldo bahkan berhasil membawa Madrid mengakhiri catatan tak pernah menang dari Barca di pentas La Liga dalam 3 tahun terakhir dengan mencetak gol kemenangan di Camp Nou.
Ini akan meningkatkan kepercayaan diri Ronaldo karena beban untuk membawa Madrid juara La Liga sudah hilang. Ronaldo semakin membuktikan kualitasnya dengan koleksi trofi Liga Premier, Liga Champions, Copa del Rey, Ballon d'Or, dan terakhir trofi La Liga.
Kegagalan Portugal, motivasi tersendiri

Gagal membawa Portugal mengalahkan Spanyol di semifinal Euro lalu, Ronaldo malah harus melihat Andres Iniesta, Xavi, Cesc Fabregas, Sergio Busquets berlari merayakan kemenangan.
Kegagalan di Euro tentu tak mudah untuk dilupakan, terutama untuk pemain bintang seperti Ronaldo. Karenanya La Liga kini harus bersiap menjadi pelampiasan CR7 untuk membungkam segala kritikan di Euro lalu. Terutama kritik yang datang dari publik Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Spanyol 27 Juli 2012, 22:50

-
Mourinho Desak Kaka Untuk Pergi
Liga Spanyol 27 Juli 2012, 21:45
-
Madrid Juga Tawarkan Kaka ke Inter
Liga Italia 27 Juli 2012, 13:16
-
Galliani Kesulitan Pulangkan Kaka ke Milan
Liga Italia 27 Juli 2012, 12:50
-
3 Alasan Ronaldo Bisa Kalahkan Messi di La Liga
Liga Spanyol 27 Juli 2012, 12:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR