Bola.net - Barcelona mempunyai sejarah gemilang di sepak bola Spanyol dan Eropa. Figur-figur seperti Lionel Messi, Ronaldinho, Andres Iniesta hingga Johan Cruyff mampu mengantarkan klub ke era kesuksesan.
Namun, ada beberapa orang lain yang mungkin terkesan diabaikan berkaitan dengan kesuksesan tersebut. Mereka sejatinya bagian integralnya berbagai tim Barcelona yang banjir gelar selama bertahun-tahun.
Kontribusi pemain bagus tidak selalu cukup dihargai karena kehadiran superstar di tim, yang lebih menarik perhatian media untuk memberitakan ketenaran mereka.
Berikut ini deretan lima pemain paling sering diremehkan dalam sejarah kejayaan Barcelona. Padahal, tanpa mereka amat mungkin Blaugrana tak bisa berjaya.
Javier Mascherano

Tiga tahun yang luar biasa bersama Liverpool membuat Javier Mascherano pindah ke Barcelona pada tahun 2010. Namun karena kehadiran Sergio Busquets, pemain Argentina itu sebagian besar dimainkan di luar posisi aslinya selama tujuh setengah musim bertugas dengan Barcelona.
Meski demikian, Mascherano mengukir karier yang hebat bersama Blaugrana.
Javier Mascherano adalah orang yang sangat andal, beroperasi dengan sukses dari berbagai posisi di lini tengah dan pertahanan. Ia juga selalu tampil bagus di momen-momen besar.
Dia selalu dikelilingi oleh sosok yang jauh lebih besar dan lebih glamor di klub, yang mungkin menjelaskan mengapa Mascherano tidak pernah benar-benar mendapat banyak perhatian yang pantas ia dapatkan. Meski demikian, kontribusinya untuk Barcelona sangat bernilai.
Victor Valdes

Kariernya di usia uzur berantakan karena cedera, tetapi terlepas dari hal itu Victor Valdes adalah penjaga gawang yang luar biasa di masa jayanya di Barcelona. Sayangnya kontribusi sang kiper terkesan kurang dihargai dengan pantas.
Datang melalui tim muda di Barcelona, Valdes masuk ke tim senior pada tahun 2002 sebelum menjadikan dirinya sebagai pilihan pertama Blaugrana setahun berselang.
Selama 11 tahun berikutnya, Valdes menjadi model konsistensi untuk Barcelona, memainkan peran utama dalam era gemilang Pep Guardiola. Tapi dia tidak pernah menerima pujian sebanyak yang dia pantas untuk usaha kerasnya membentengi pertahanan Barcelona.
Marc-Andre ter Stegen

Sedikit informasi yang diketahui tentang Marc-Andre ter Stegen ketika Barcelona mendatangkannya dari Borussia Monchengladbach pada 2014. Tapi tujuh tahun kemudian, dia berada di jalur yang tepat untuk menjadi penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki Barcelona.
Awalnya, pemain Jerman itu hanya pemain cup-game tetapi perlahan menjadi pria pilihan utama Barcelona di La Liga, setelah kepergian Claudio Bravo ke Manchester City pada 2016.
Seorang pemain yang konsisten dengan refleks yang sangat baik dan kemampuan menghentikan tembakan yang luar biasa, Ter Stegen telah membawa gagasan modern tentang penjaga gawang ke tingkat yang baru. Tetapi ia jarang mendapat pujian untuk itu.
Akhir-akhir ini, peran pentingnya bagi Barcelona hampir sama pentingnya dengan Messi, menjaga kesetabilan penampilan klub yang terhuyung karena berlalunya generasi emas.
Ivan Rakitic

Terlalu sering menjadi kambing hitam setiap kali Barcelona tampil buruk, Ivan Rakitic menjadi pelayan setia klub selama enam tahun sebelum bergabung kembali dengan Sevilla musim panas lalu dengan status bebas transfer.
Mengganti seseorang dari sejenis Xavi bukanlah prestasi yang berarti, tetapi pemain Kroasia itu berhasil melakukannya dengan sempurna. Rakitic membuktikan dirinya sebagai pemain kunci di lini tengah Barcelona, berkat kemampuan playmaking dan kemampuannya mencetak gol.
Rakitic pergi setelah 310 penampilan untuk Barcelona, memenangkan 13 trofi, mencetak 35 gol dan menyumbang 42 assist. Rakitic dianggap surplus di Barcelona musim lalu, sehingga ia harus pergi dari Camp Nou sekalipun sihirnya sejatinya masih sangat dibutuhkan Blaugrana.
Sergio Busquets

Mengabaikan semua sandiwara di lapangan dan rekor disiplin yang buruk, Sergio Busquets adalah legenda lini tengah sepanjang masa tetapi ia kerap terlalu diremehkan dan kurang dihargai.
Dia terutama menjadi berita karena barang antiknya saat menyelam atau protes dengan wasit tetapi tidak berkali-kali karena penampilan heroik seperti gol di menit-menit terakhir atau bola terobosan yang membelah pertahanan atau bahkan assist spektakuler.
Seorang veteran dari tim peraih treble bersejarah Barcelona tahun 2009, Busquets telah menandai otoritasnya di lini tengah Blaugrana selama lebih dari satu dekade dan diam-diam mengatur era terbesar mereka yang pernah ada.
Dengan 615 penampilan dan 29 gelar di bawah ikat pinggangnya, pria Spanyol itu adalah pemain yang luar biasa. Busquets akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu yang terhebat di Blaugrana sepanjang masa.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 13 Maret 2021
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Huesca 16 Maret 2021
Liga Spanyol 13 Maret 2021, 19:57
-
5 Pemain yang Kerap Dipandang Sebelah Mata di Barcelona
Liga Spanyol 13 Maret 2021, 16:30
-
Barcelona Wajib Merekrut Sergio Aguero, Ini Alasannya
Liga Spanyol 13 Maret 2021, 15:20
-
Ronald Koeman Dinilai Layak Dipertahankan Barcelona, Setuju?
Liga Spanyol 13 Maret 2021, 14:00
-
Sering dikaitkan dengan Barcelona, Apa Kata Sergio Aguero?
Liga Spanyol 13 Maret 2021, 06:09
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR