Bola.net - Laga pekan ke-13 La Liga 2020/2021 antara Barcelona dan Valencia tak sekadar menjadi palagan bagi pemain kedua tim. Pertandingan yang akan dihelat di Camp Nou, Sabtu (19/12) ini juga akan menjadi ajang adu strategi bagi pelatih kedua tim, Ronald Koeman dan Javi Gracia.
Jelang laga ini, Koeman berada di atas angin. Pasalnya, posisi anak asuhnya di klasemen lebih baik ketimbang skuad besutan Gracia.
Barcelona berada di peringkat lima dengan raihan 20 angka dari 12 laga. Sementara, Valencia masih berada di posisi 12 dengan koleksi 14 poin dari 13 pertandingan.
Selain itu, Koeman juga memiliki rekor lumayan apik ketika menghadapi Valencia. Dalam dua laga kontra Los Ches, ia meraih dua kali hasil imbang. Rataan poin per pertandingan Koeman kontra Valencia adalah 1.
Sementara, Gracia sudah enam kali berhadapan dengan Barcelona. Hasilnya, ia meraih sekali kemenangan, dua kali hasil imbang, dan tiga kali kalah. Rataan poin per pertandingan Gracia kontra Barcelona adalah 0,83.
Bagaimana perbandingan data selengkapnya antara kedua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Koeman Unggul Pengalaman
Selama berstatus sebagai pemain, Koeman dan Gracia berada di generasi yang berbeda. Ketika masuk ke dunia kepelatihan pun, Koeman terjun lebih dulu dari Gracia.
Koeman masuk ke dunia kepelatihan pada 1997, ketika pria yang kini berusia 57 tahun tersebut menjadi asisten Guus Hiddink di Timnas Belanda.
Pada 1997, ketika Koeman sudah meretas karier kepelatihan, Gracia masih menjalani kariernya di Real Sociedad. Ia baru masuk ke dunia kepelatihan pada 2007, satu dekade setelah Koeman berkarier sebagai pelatih.
Sejauh ini, Koeman sudah melakoni 691 pertandingan, termasuk 20 laga bersama Timnas Belanda.
Sementara, dibandingkan Koeman yang sudah banyak makan asam garam dunia kepelatihan, Gracia bisa dibilang masih bau kencur. Pelatih berusia 50 tahun tersebut 'baru' melakoni 375 laga sebagai pelatih.
Lemari Trofi Koeman Lebih Banyak Terisi
Koeman tak hanya unggul soal pengalaman. Pelatih asal Belanda ini juga sudah meraih lebih banyak trofi dibandingkan Gracia.
Selama nyaris seperempat abad terjun di dunia kepelatihan, Koeman sudah meraih delapan trofi. Trofi-trofi yang diraih Koeman antara lain adalah Piala Super Spanyol, trofi juara Liga Belanda, trofi juara Piala Belanda, trofi juara Piala Super Super Belanda, dan trofi juara Piala Super Super Portugal.
Sementara, sejauh ini, lemari trofi Gracia masih belum terisi.
Koeman Unggul Rataan Poin Per Pertandingan
Koeman -secara total- memiliki rataan poin per pertandingan sebesar 1,82. Rataan poin ini membaik ketika ia menangani Barcelona. Dalam 17 laga menjadi nakhoda Blaugrana, ia memiliki rataan poin sebesar 1,88.
Sementara itu, sepanjang karier kepelatihannya, Gracia memiliki rataan poin per pertandingan sebesar 1,34.
Rataan poin Gracia menurun ketika ia menangani Valencia. Sejauh ini, dalam 14 laga yang telah dijalani, ia memiliki rataan poin per pertandingan sebesar 1,21.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Capres Ini Pimpin Barcelona, Neymar Dipastikan tak Bakal Balik ke Camp Nou
Liga Spanyol 17 Desember 2020, 22:27
-
Barcelona vs Valencia: Rekor Koeman Menang Mutlak
Liga Spanyol 17 Desember 2020, 21:49
-
Terkait Halaand, Capres Barcelona Ini tak Mau Ulangi Kesalahan Laporta Dahulu
Liga Spanyol 17 Desember 2020, 20:59
-
Termasuk Villa, Ini Lima Legenda yang Pernah Memperkuat Barcelona dan Valencia
Liga Spanyol 17 Desember 2020, 19:42
-
Termasuk Messi, Ini Lima Pencetak Gol Terbanyak Laga Antara Barcelona dan Valencia
Liga Spanyol 17 Desember 2020, 17:54
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR