Menang di La Liga, Modal Besar Barcelona untuk Hajar Atletico di UCL

Menang di La Liga, Modal Besar Barcelona untuk Hajar Atletico di UCL
Pemain Barcelona, Dani Olmo (tengah), melindungi bola dari pemain Atletico Madrid, Thiago Almada dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Bola.net - Barcelona meraih kemenangan penting 2-1 atas Atletico Madrid dalam lanjutan La Liga musim 2025/2026. Hasil tersebut membuat tim asuhan Hansi Flick semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin saat kompetisi menyisakan delapan pertandingan.

Kemenangan ini terasa semakin berarti setelah Real Madrid sebelumnya kalah dengan skor yang sama saat bertandang ke Mallorca. Situasi itu membuat peluang Barcelona mempertahankan gelar liga terlihat semakin terbuka.

Meski begitu, di balik hasil positif tersebut, perhatian justru tertuju pada reaksi Lamine Yamal setelah pertandingan berakhir. Pemain muda berusia 18 tahun itu terlihat kesal dan langsung berjalan menuju ruang ganti tanpa merayakan gol kemenangan timnya.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Kemenangan Penting Barcelona di Markas Atletico

Pemain Barcelona, Pedri (kanan), berebut bola dengan pemain Atletico Madrid, Alex Baena dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pemain Barcelona, Pedri (kanan), berebut bola dengan pemain Atletico Madrid, Alex Baena dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Gol penentu kemenangan Barcelona datang pada menit ke-87 melalui Robert Lewandowski. Striker asal Polandia itu memastikan tiga poin untuk timnya meski situasi gol tersebut terjadi dengan sedikit keberuntungan.

Kemenangan di Stadion Metropolitano memiliki dampak besar dalam persaingan gelar. Dengan delapan laga tersisa, Barcelona kini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk mempertahankan mahkota La Liga.

Meski demikian, pertandingan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan kedua tim yang akan kembali bertemu dalam ajang Liga Champions. Atletico Madrid bermain dengan 10 orang sejak sebelum turun minum setelah Nico Gonzalez menerima kartu merah.

Selain itu, tim asuhan Diego Simeone juga tidak menurunkan beberapa pemain kunci sejak awal. Julian Alvarez dan Ademola Lookman termasuk pemain yang diistirahatkan dalam laga tersebut.

2 dari 3 halaman

Barcelona Masih Kurang Tajam di Depan Gawang

Pemain Atletico Madrid, Robin Le Normand, melakukan tekel terhadap pemain Barcelona, Marcus Rashford dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pemain Atletico Madrid, Robin Le Normand, melakukan tekel terhadap pemain Barcelona, Marcus Rashford dalam pertandingan La Liga, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pertandingan melawan Atletico juga mengungkap satu masalah yang masih dimiliki Barcelona. Tim asal Catalan dinilai belum cukup klinis dalam menyelesaikan peluang.

Dalam laga tersebut, Barcelona mencatat delapan tembakan tepat sasaran. Namun, sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Ferran Torres menjadi salah satu pemain yang menyia-nyiakan kesempatan emas. Ia melewatkan dua peluang bagus yang seharusnya bisa memperbesar keunggulan timnya.

Lamine Yamal sendiri sebenarnya hampir mencetak gol indah ketika aksinya di kotak penalti hanya membentur sisi luar tiang gawang. Momen tersebut menunjukkan kualitas individu sang pemain, tetapi juga menggambarkan kurangnya keberuntungan Barcelona dalam penyelesaian akhir.

Masalah ini menjadi perhatian penting karena Barcelona menaruh harapan besar pada Liga Champions musim ini. Trofi Eropa disebut sebagai target utama di ruang ganti tim.

3 dari 3 halaman

Dani Olmo dan Joao Cancelo Jadi Sorotan Positif

Meski masih ada kekurangan dalam penyelesaian akhir, Barcelona juga mendapat sejumlah hal positif dari pertandingan tersebut. Salah satunya datang dari penampilan Dani Olmo.

Hansi Flick memilih untuk tidak menurunkan Robert Lewandowski sebagai starter. Striker veteran itu sebelumnya bermain penuh dalam dua pertandingan play-off Piala Dunia bersama Polandia.

Sebagai gantinya, Flick memainkan Olmo sebagai false nine. Peran tersebut ternyata sangat cocok bagi gelandang serang tersebut yang mampu memberikan dinamika berbeda dalam serangan Barcelona.

Selain Olmo, Joao Cancelo juga tampil impresif. Pemain berusia 31 tahun itu terus menunjukkan adaptasi cepat sejak bergabung dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari.

Kombinasi kreativitas, teknik, dan gaya bermainnya yang sulit ditebak memberi warna baru bagi permainan Barcelona. Terutama ketika menghadapi tim yang bertahan sangat dalam seperti Atletico Madrid.

Kini, kedua tim akan kembali bertemu di panggung Liga Champions, bahkan dalam format dua leg. Pertandingan diprediksi bakal sengit.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL