Barcelona yang Masih Terlalu Sering Kebobolan

Barcelona yang Masih Terlalu Sering Kebobolan
Pemain Barcelona Rodri (kiri) berebut bola dengan pemain Real Betis Nelson Deossa dalam laga La Liga antara Real Betis vs Barcelona di Sevilla, Spanyol, Sabtu, 17 Oktober 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Barcelona terus menunjukkan ketajaman di lini serang, tetapi masalah pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Hansi Flick. Meski meraih 11 kemenangan beruntun, Blaugrana dinilai terlalu sering kebobolan dan belum konsisten menjaga gawang tetap bersih.

Kemenangan 5-2 atas Real Betis memperpanjang tren positif Barcelona sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen La Liga. Namun, hasil tersebut kembali memperlihatkan kelemahan di lini belakang yang berpotensi menjadi masalah ketika menghadapi lawan dengan kualitas serangan lebih tinggi.

Xavi Espart mengakui bahwa produktivitas gol tim belum sepenuhnya diimbangi pertahanan yang solid. Pandangan serupa disampaikan Rodri, yang menilai Barcelona masih perlu memperbaiki organisasi pertahanan meski memiliki kemampuan menyerang yang sangat baik.

1 dari 3 halaman

Barcelona Diuntungkan Ketajaman Lini Serang

Barcelona kembali memperlihatkan daya gedor mereka saat menghadapi Real Betis. Lima gol yang dicetak menjadi bukti bahwa tim memiliki banyak cara untuk membongkar pertahanan lawan, bahkan ketika pertandingan berlangsung sulit.

Kemenangan tersebut terasa penting karena Betis sedang berada dalam performa bagus dan mampu memberikan perlawanan. Rodri mengaku puas dengan tiga poin yang diraih, terutama karena pertandingan berlangsung di salah satu stadion yang sulit ditaklukkan di kompetisi domestik.

Ia juga menyoroti golnya yang membantu Barcelona mendapatkan ketenangan ketika situasi pertandingan sedang tidak menguntungkan. Meski demikian, Rodri tidak menutup mata terhadap persoalan yang masih menghantui tim.

Menurutnya, Barcelona selalu mampu menunjukkan potensi besar dalam menyerang. Namun, jumlah gol yang bersarang di gawang mereka menjadi aspek yang perlu segera diperbaiki agar performa tim lebih seimbang.

Espart juga mengingatkan bahwa pendekatan menyerang Barcelona terkadang membuat lini belakang terlalu terbuka. Ketika banyak pemain bergerak maju untuk mendukung serangan, lawan memiliki kesempatan memanfaatkan ruang kosong melalui transisi cepat.

“Kami merupakan tim yang menyerang, tetapi saya merasa kami masih terlalu sering kebobolan,” ujar Espart kepada DAZN.

Ia menegaskan bahwa Barcelona perlu menjaga gawang tetap bersih, terutama dalam pertandingan-pertandingan penting. Menurutnya, peningkatan kualitas pertahanan harus menjadi prioritas tanpa menghilangkan karakter menyerang tim.

2 dari 3 halaman

Cedera Pemain Jadi Kekhawatiran Jelang Hadapi PSG

Selain persoalan pertahanan, Barcelona juga menghadapi kekhawatiran terkait kondisi sejumlah pemain setelah pertandingan melawan Betis. Pelatih Hansi Flick mengonfirmasi bahwa Gerard Martin, Eric Garcia, dan Jules Kounde mengalami benturan atau masalah fisik yang akan diperiksa lebih lanjut.

Kondisi ketiga pemain tersebut menjadi perhatian karena Barcelona dijadwalkan menghadapi PSG di Liga Champions pada tengah pekan ini. Pertandingan itu berpotensi menjadi ujian lebih berat bagi lini belakang Blaugrana, terutama jika beberapa pemain bertahan tidak berada dalam kondisi optimal.

Flick perlu memastikan kesiapan para pemain sekaligus mengevaluasi kelemahan yang terlihat dalam kemenangan atas Betis. Mengandalkan ketajaman lini serang saja tidak selalu cukup ketika menghadapi lawan yang mampu memanfaatkan setiap kesalahan.

Catatan 11 kemenangan beruntun memang menunjukkan konsistensi Barcelona dalam meraih hasil positif. Namun, jika ingin mempertahankan dominasi dan bersaing dalam pertandingan-pertandingan besar, mereka harus memperbaiki keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Tantangan bagi Barcelona kini bukan sekadar mencetak lebih banyak gol, melainkan memastikan keunggulan tersebut tidak terus terancam akibat rapuhnya lini belakang.

Sumber: Barca Blaugranes

3 dari 3 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL