
Bola.net - Kursi pelatih Real Madrid tampaknya mulai memanas bagi Alvaro Arbeloa. Sang pelatih baru saja mendapat "pesan peringatan" dari petinggi klub.
Manajemen Los Blancos dikabarkan tidak senang dengan keputusan taktis sang pelatih. Mereka menyampaikan rasa frustrasi tersebut melalui laporan media.
Arbeloa dinilai telah melakukan langkah yang salah di awal kepemimpinannya. Meski hasil pertandingan cukup baik, metodenya mulai dipertanyakan.
Isu utamanya adalah eksperimen posisi pemain yang dianggap berlebihan. Petinggi klub merasa hal ini bisa merusak stabilitas tim.
Eksperimen Posisi Bikin Bingung
Tanda-tanda ketidakpuasan manajemen mulai tercium ke publik. Laporan Cadena Cope menyebut hierarki klub resah dengan rotasi posisi yang konstan.
Arbeloa kerap memainkan pemain bintang di luar posisi aslinya. Keputusan ini dinilai tidak efektif dan membingungkan para pemain.
Situasi ini diperparah dengan respons ruang ganti yang belum solid. Sang pelatih belum mampu meyakinkan skuad bahwa ia adalah solusi permanen.
Padahal, Arbeloa sudah berusaha keras memuji pemain kunci seperti Vinicius Junior. Ia juga kerap membela Presiden Florentino Perez di depan publik.
Blunder Kasus Camavinga
Contoh paling nyata dari eksperimen ini adalah nasib Eduardo Camavinga. Gelandang Prancis itu kembali dipaksa bermain sebagai bek kiri.
Hal ini terjadi saat Real Madrid melawan Rayo Vallecano pekan lalu. Keputusan ini memicu tanda tanya besar dari pihak manajemen.
Padahal, di bangku cadangan masih ada dua bek kiri murni. Fran Garcia dan Alvaro Carreras dalam kondisi siap tempur namun justru diparkir.
Petinggi klub merasa penggunaan pemain bukan spesialis ini tidak perlu dilakukan. Mereka ingin aset klub dimainkan sesuai peran naturalnya.
Intervensi Florentino Perez
Situasi bek kiri ini bahkan memicu intervensi langsung dari sang presiden. Florentino Perez turun tangan membatalkan transfer Fran Garcia.
Garcia sebelumnya dikabarkan hampir hengkang ke Bournemouth dengan status pinjaman. Ia bahkan sudah berpamitan dengan rekan setimnya Jumat lalu.
Namun, Perez memblokir kesepakatan itu di detik-detik akhir. Sang Presiden khawatir dengan kedalaman skuad di sektor pertahanan kiri.
Ia berjaga-jaga jika Alvaro Carreras terkena suspensi di Liga Champions. Pasalnya, Ferland Mendy masih terus berjuang dengan masalah kebugaran.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Real Madrid Melirik, Chelsea Pasang Harga Tinggi untuk Enzo Fernandez!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:56
-
Rodrygo Dihukum Dua Laga, Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions
Liga Champions 6 Februari 2026, 12:42
-
Agen Alexis Mac Allister Tanggapi Rumor Terkait Real Madrid
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:24
-
Baru Menjabat, Eksperimen Alvaro Arbeloa Bikin Petinggi Real Madrid Gerah
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 09:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56





















KOMENTAR