
Bola.net - Barcelona kembali menemukan fondasi penting dalam skuadnya, tetapi bukan dari nama yang selama ini menjadi pusat perhatian. Sosok itu adalah Pau Cubarsi, bek muda yang kini tampil sebagai pemain paling dapat diandalkan di lini belakang.
Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Cubarsi menunjukkan kematangan yang jarang terlihat pada pemain seusianya. Ia tidak hanya bertahan dengan solid, tapi juga memainkan peran penting dalam membangun serangan dari belakang.
Performa konsisten ini menempatkan Cubarsi sebagai figur krusial dalam sistem permainan Hansi Flick. Dalam tim yang penuh rotasi, ia justru menjadi pengecualian yang hampir selalu hadir di lapangan.
Tuntutan Tinggi di Sistem Flick

Bermain sebagai bek tengah di Barcelona era Flick bukan tugas ringan. Garis pertahanan tinggi dan tuntutan penguasaan bola membuat setiap kesalahan bisa berakibat fatal.
Namun, Cubarsi mampu menjalankan peran tersebut dengan ketenangan luar biasa. Ia terlihat nyaman menghadapi tekanan dan jarang membuat keputusan yang terburu-buru.
Statistik yang Bicara

Penampilannya saat menghadapi Rayo Vallecano di La Liga akhir pekan kemarin menjadi bukti nyata kontribusinya. Ia mencatat delapan aksi bertahan, termasuk lima sapuan dan tiga intersepsi dalam satu pertandingan.
Selain itu, akurasi umpannya mencapai 91 persen dengan 75 dari 82 operan sukses. Distribusi bola panjangnya juga efektif dengan enam keberhasilan dari sembilan percobaan.
Mentalitas di Atas Usia

Perjalanan musim ini sempat menghadirkan penurunan performa singkat. Namun, hal tersebut menjadi bagian wajar dalam perkembangan pemain muda di level tertinggi.
Yang menarik, respons Cubarsi menunjukkan mentalitas kuat. Ia mampu bangkit dan meningkatkan level permainannya seiring bertambahnya pengalaman.
Pemimpin Tanpa Banyak Kata

Meski bukan tipe vokal, Cubarsi memimpin lewat tindakan di lapangan. Penempatan posisi, pengambilan keputusan, dan konsistensinya menjadi contoh bagi rekan setim.
Dalam situasi tertentu, ia juga berani mengambil peran lebih. Salah satunya saat jeda pertandingan Copa del Rey, ketika ia mendorong tim untuk tampil lebih baik di babak kedua.
Kini, Cubarsi telah mencatat 120 penampilan bersama Barcelona. Ia juga menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di bawah Flick dengan total 3.331 menit.
Kepercayaan penuh dari pelatih terlihat dari tujuh laga beruntun yang ia mainkan tanpa tergantikan. Angka tersebut bahkan melampaui kontribusi pemain muda lain seperti Lamine Yamal.
Barcelona tidak lagi hanya melihat Cubarsi sebagai prospek masa depan. Ia telah berkembang menjadi fondasi utama, dengan potensi mengikuti jejak legenda seperti Carles Puyol.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Estimasi Biaya Transfer Julian Alvarez ke Barcelona
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 21:19
-
Benteng Camp Nou: Barcelona Masih Sempurna di Kandang
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 21:11
-
Barcelona Menang, Lamine Yamal Ngamuk ke Flick usai Ditarik Keluar
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 21:01
-
Juventus Pasang Harga Tinggi untuk Cambiaso di Tengah Ketertarikan Barcelona
Liga Italia 24 Maret 2026, 17:00
-
Tribute Mengharukan di Camp Nou! Barcelona Rayakan Ultah Ronaldinho
Liga Spanyol 24 Maret 2026, 13:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR