Bola.net - Fullback Manchester City, Pablo Zabaleta mengaku masih menyimpan kekecewaan atas kekalahan yang dialami timnya di kandang klub promosi, Burnley. Melawat ke Turf Moor (14/03), gol tunggal George Boyd memastikan The Citizens pulang ke Manchester dengan tangan hampa.
Secara khusus, Zabaleta mempertanyakan keputusan wasit Andre Marriner yang tak memberikan hukuman penalti kepada timnya di penghujung pertandingan. Saat itu, Zabaleta merasa dijatuhkan secara ilegal di kotak terlarang oleh bek The Clarets, Ben Mee.
"Saya pikir jelas itu layak diganjal penalti. Jika diberikan, akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk mencetak gol sekaligus mengamankan satu poin dari lawatan ini," ungkap Zabaleta seperti dilansir Daily Star.
Boyd merayakan golnya ke gawang Manchester City
"Satu poin tetap sangat berharga. Ketika persaingan juara sedemikian ketat, sebuah poin bisa sangat menentukan di akhir musim. Kini segalanya akan terasa semakin berat."
Hasil tersebut membuat City kini tertinggal enam poin dari Chelsea di puncak klasemen. Di sisi lain, hasil buruk tersebut mampu dimanfaatkan oleh Arsenal dan Manchester United untuk menipiskan jarak, masing-masing menjadi satu dan dua poin saja di belakang City.[initial]
(tds/mri)
Secara khusus, Zabaleta mempertanyakan keputusan wasit Andre Marriner yang tak memberikan hukuman penalti kepada timnya di penghujung pertandingan. Saat itu, Zabaleta merasa dijatuhkan secara ilegal di kotak terlarang oleh bek The Clarets, Ben Mee.
"Saya pikir jelas itu layak diganjal penalti. Jika diberikan, akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk mencetak gol sekaligus mengamankan satu poin dari lawatan ini," ungkap Zabaleta seperti dilansir Daily Star.
Boyd merayakan golnya ke gawang Manchester City"Satu poin tetap sangat berharga. Ketika persaingan juara sedemikian ketat, sebuah poin bisa sangat menentukan di akhir musim. Kini segalanya akan terasa semakin berat."
Hasil tersebut membuat City kini tertinggal enam poin dari Chelsea di puncak klasemen. Di sisi lain, hasil buruk tersebut mampu dimanfaatkan oleh Arsenal dan Manchester United untuk menipiskan jarak, masing-masing menjadi satu dan dua poin saja di belakang City.[initial]
Baca Juga
- Navas Sebut City Sudah Punya Jurus Kalahkan Barca
- Fernandinho: Perkelahian Dengan Kompany Karangan Media
- Hart Akui Suarez Jadi Masalah Terbesar Bagi City
- Agen Isyaratkan Pellegrini Tinggalkan City Menuju Serie A
- Dzeko Siapkan Kejutan Untuk Barca di Camp Nou
- Barton: Kompany Melambat Karena Kebanyakan Nge-Gym
- Mangala Mengaku Siap Kejar-Kejaran Dengan Chelsea
- Scholes Sebut City Kalah Dari Barca Karena Busquets
- Zabaleta: Menang di Camp Nou Bukan Hal Mustahil
- Mascherano: Aguero Tak Bisa Dibandingkan Dengan Messi
- Zabaleta: Pellegrini Tak Sekalem Yang Terlihat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barca vs Man City Dipimpin Gianluca Rocchi
Liga Champions 16 Maret 2015, 22:20
-
'Pemain Man City Tak Lagi Punya Gairah Bermain'
Liga Inggris 16 Maret 2015, 19:57
-
Punya Pacar Idaman, Nasri Malah Selingkuh dengan Lindsay Lohan?
Bolatainment 16 Maret 2015, 18:28
-
Tak Ingin Disebut Bayi Seperti Chelsea, Zabaleta Tak Protes Wasit
Liga Inggris 16 Maret 2015, 14:26
-
City Ditekuk Burnley, Zabaleta Kecewa Tak Dapat Penalti
Liga Spanyol 16 Maret 2015, 13:17
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR