
Bola.net - Josep Guardiola akan selalu diingat sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Barcelona. Beberapa tahun lalu, Guardiola membentuk masa keemasan Barca yang dihiasi belasan trofi.
Era kejayaan Barca itu dimulai dengan treble winners di musim pertama Guardiola. Dia sempat tertekan pada beberapa laga awal musim 2008/09, tapi terbukti bisa membentuk sejarah.
Saat itu, permainan Barca dikenal dengan sebutan tiki-taka, alias umpan-umpan pendek dalam pola segitiga yang terus bergerak dan berpindah-pindah. Tiki-taka benar-benar berjaya, apalagi dengan diperkuat Lionel Messi.
Kini, salah satu legenda Barca, Andres Iniesta, membongkar bahwa peran Guardiola memang sangat penting pada taktik tersebut. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Belajar dari Cruyff
Keputusan Barca menunjuk Guardiola sempat dikecam keras. Saat itu Guardiola hanyalah pelatih minim pengalaman, yang modal terbaiknya adalah pernah bekerja di bawah Johan Cruyff.
Fans sempat mengkritik, tapi akhirnya perjudian ini terbayar lunas. Guardiola telah mengubah wajah sepak bola, tentu berkat pengaruh Cruyff yang selalu dia akui.
Filosofinya sederhana: Dominasi bola dan menang. Namun, sederhana tak selalu mudah. Pemain-pemain Barca pun pada awalnya ragu dan kesulitan.
Percaya Sepenuhnya
Iniesta mengakui keraguan itu memang ada. Pemain-pemain senior Barca saat itu merasa was-was, sebab Pep datang untuk mengubah segalanya, bukan hanya perubahan-perubahan kecil.
"Dia [Guardiola] mengubah segalanya. Pep membuat saya berpikir tentang ruang kosong dengan cara yang berbeda, dia selalu mencari cara untuk mendapatkan keuntungan," buka Iniesta kepada FourFourTwo.
"Dia berkata: 'Jika Anda percaya saya dan melakukan apa yang saya minta, kita akan menang'."
"Kami melakukan itu, dan kami pun menang. Tim mulai meniru apa yang dilakukan Pep, sebab dia telah memulai evolusi sepak bola," tutupnya.
Sumber: FourFourTwo
Baca ini juga ya!
- Rusak Vila Sewaan, Samuel Umtiti Terancam Denda Sampai RP2,7 Miliar
- Lionel Messi dalam Pusaran Masalah, Bagaimana Kekuatan Barcelona di Copa del Rey?
- Josep Maria Bartomeu Redam Konflik Lionel Messi vs Eric Abidal
- Messi vs Abidal: Para Kapten Dukung La Pulga, Bagaimana Pemain asal Prancis?
- Barcelona Gagal Datangkan Penyerang Baru, Quique Setien: Tak Masalah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Sudah Tentukan Jadwal Operasi Cedera Ousmane Dembele
Liga Spanyol 6 Februari 2020, 23:23
-
Moratti Pernah Coba Bajak Messi dari Barcelona ke Inter Milan
Liga Italia 6 Februari 2020, 22:18
-
Liverpool Disarankan Rekrut Kembali Philippe Coutinho
Liga Inggris 6 Februari 2020, 22:00
-
Neymar Ajak Lionel Messi Pindah ke PSG
Liga Spanyol 6 Februari 2020, 21:20
-
Sebelum ke Madrid, Beckham Nyaris Pindah ke Barcelona
Liga Inggris 6 Februari 2020, 18:23
LATEST UPDATE
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
-
Hat-trick Man of the Match Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 10:28
-
Tumbang 2-0 Lawan PSG, Bos Liverpool: Kita Balas di Anfield!
Liga Champions 9 April 2026, 10:05
-
Arne Slot akui Kebapukan Liverpool: Untung Cuma Kalah 2-0!
Liga Inggris 9 April 2026, 09:53
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR