- Real Madrid berhasil meraih kemenangan penting di pekan kelima La Liga 2018/19. Menjamu Espanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (23/9) dini hari WIB, Madrid menang dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol kemenangan Madrid datang dari aksi Marco Asensio yang sempat dianulir wasit dan kemudian disahkan oleh VAR.
Kemenangan ini penting karena di pekan sebelumnya Los Blancos hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Athletic Bilbao. Madrid kembali ke jalur kemenangandan merebut puncak klasemen sementara dengan 13 poin. Sang rival, Barcelona baru akan bertanding Senin (24/9) dini hari WIB.
Permainan Madrid tampak monoton di laga tersebut, tak banyak peluang matang tercipta, bola sering terhenti di lini tengah karena tembok pertahanan Spanyol. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini:
Babak Pertama
Real Madrid langsung tancap gas begitu pertandingan dimulai. Meski tampil tanpa beberapa pemain inti, Madrid tetap mendominasi pertandingan. Bola lebih banyak dikuasai pemain-pemain Madrid.
Espanyol menjawab dengan menyuguhkan pertahanan kokoh. Pemain-pemain Espanyol tampil berani dan mencoba menekan pemain-pemain Madrid sejak wilayah bermainnya sendiri. Thibaut Courtois bahkan beberapa kali kesulitan membuang bola karena dalam kondisi tertekan. Madrid kesulitan mengembangkan permainan.
Dani Ceballos tampil apik di lini tengah dan menjelajah lapangan. Ceballos berusaha membongkar pertahanan rapat Espanyol, dia berulang kali melakukan kombinasi umpan-umpan pendek dengan Marco Asensio dan Isco. Namun permainan Madrid terus terhenti di lini tengah.
Espanyol justru beberapa kali mengancam melalui situasi serangan balik. Bek-bek Madrid yang naik membantu serangan sering terlambat turun untuk bertahan, dan pemain Espanyol beberapa kali berhasil memanfaatkan situasi tersebut dengan baik.
Terus mengandalkan serangan balik, Espanyol mendapat peluang emas melalui Hernan Perez di menit ke-36. Perez yang berdiri bebas di luar kotak penalti melepaskan tendangan keras ke gawang Madrid, namun arah tendangannya tepat menuju Courtois yang berhasil membuat penyelamatan gemilang. Para bek Madrid mulai menyadari ancaman Espanyol.
Madrid akhirnya sukses mencetak gol melalui Marco Asensio di menit ke-41. Gol tersebut sedikit berbumbu keberuntungan, Luka Modric yang berdiri de depan kotak penalti melepaskan umpan mendatar ke Asensio di sisi kirinya.
Bola beberapa kali menyentuh dan melewati kolong kaki pemain Espanyol sebelum diterima dengan sempurna dengan Asensio dan melepaskan tendangan keras ke sudut gawang Diego Lopez.
Uniknya, selebrasi Asensio dan skuat Madrid sempat terhenti karena wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz meniup peluit offside. Lahoz kemudian meminta bantuan VAR - yang menjalani debutnya di La Liga musim ini - untuk menilai ulang keputusannya.
VAR di La Liga sepertinya masih perlu diperbaiki karena wasit butuh waktu beberapa menit untuk membuat keputusan. Pertandingan terhenti sekitar tiga sampai empat menit sebelum Lahoz mengesahkan gol Asensio. Selebrasi gol tersebut terasa dingin, pemain-pemain Madrid sudah kehilangan momentum perayaan gol tersebut.
Real Madrid 1-0 Espanyol.
Pertandingan tak banyak berubah di sisa babak pertama. Madrid unggul satu gol hingga turun minum.
Babak Kedua

Memasuki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Espanyol terus menyulitkan Madrid dengan menumpuk pemain di depan kotak penalti, Madrid kesulitan mengembangkan permainan.
Statistik mencatat Madrid dan Espanyol masing-masing hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran hingga menit ke-70. Pemain-pemain Madrid tampaknya mulai frustrasi menghadapi pertahanan ketat Espanyol.
Tak ada peluang berarti yang tercipta selama setelah 30 menit pertandingan berjalan. Espanyol masih bertahan di wilayah bermainnya sendiri sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik begitu berhasil mencuri bola. Serangan balik Espanyol beberapa kali selalu merepotkan.
Sergio Ramos sempat mendapat peluang emas di menit ke-73. Ramos naik membantu penyerangan dan memberikan bola ke Isco di sisi kiri. Isco lalu mengembalikan bola ke arah Ramos yang sudah berada di kotak penalti lawan, namun sundulan keras Ramos masih sanggup dibendung Diego Lopez.
Tempo pertandingan kian menurun di akhir babak kedua. Pemain kedua tim mulai kelelahan dan membuat banyak kesalahan sendiri. Mariano Diaz dan Lucas Vazquez yang masuk menggantikan Karim Benzema dan Dani Ceballos juga tak bisa berbuat banyak.
Permainan Madrid kurang gereget, meski mendominasi penguasaan bola, tak ada peluang matang yang tercipta. Penampilan kedua penjaga gawang masing-masing tim juga patut diapresiasi saat menggagalkan peluang tim lawan.
Skor 1-0 tak berubah hingga akhir pertandingan. Madrid susah payah meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Susunan Pemain:
Real Madrid XI (4-3-3): Courtois; Odriozola, Varane, Ramos, Nacho; Ceballos (63' Lucas Vazquez), Casemiro, Modric; Asensio, Isco (79' Marcos Llorente), Benzema (60' Mariano Diaz)
Espanyol XI (4-3-3): Diego López; Javi López, Naldo, Hermoso, Dídac; Darder (55' Victor Sanchez), Marc Roca, Granero; Hernán (70' Sergio Garcia), Borja Iglesias, Piatti (55' Leo Baptistao).
Berita Video
Apakah yang dikatakan oleh Neymar kepada Roberto Firmino usai mencetak gol kemenangan Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Espanyol: Kami Buat Real Madrid Geli
Liga Spanyol 23 September 2018, 12:05
-
Lopetegui: Madrid Jalani Pertandingan Berbahaya
Liga Spanyol 23 September 2018, 10:26
-
Mauro Icardi Segera Teken Kontrak Baru di Inter Milan?
Liga Italia 23 September 2018, 07:20
-
Hasil Pertandingan, Real Madrid vs Espanyol: Skor 1-0
Liga Spanyol 23 September 2018, 03:00
-
Vinicius Junior Segera Debut di Tim Utama Real Madrid
Liga Inggris 22 September 2018, 23:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR