Hal ini tentu menarik, lantaran James justru mendapat Puskas Award, trofi gol terbaik dari FIFA, berkat gol indah yang ia cetak ke gawang Uruguay.
"Dari semua gol yang saya cetak di Piala Dunia, itu merupakan gol yang paling saya suka. Saya berlari untuk menyambut umpan mendatar, di mana saya kemudian mampu melewati satu bek lawan dan meloloskannya ke belakang kiper," tutur James pada FIFA.com.
"Terlepas dari gol yang saya cetak ke gawang Uruguay, itu merupakan gol yang paling membuat saya puas secara pribadi. Gol tersebut lebih membutuhkan teknik timbang gol melawan Uruguay, di mana saya hanya melepaskan tendangan voli. Namun saya bangga memenangkan gol terbaik tahun ini, karena itu merupakan gol yang istimewa untuk saya dan rakyat Kolombia," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Baptista: Madrid Beruntung Dapatkan Silva
Liga Spanyol 27 Januari 2015, 20:34
-
Real Madrid Siapkan 26 Juta Poundsterling Untuk Sterling?
Liga Inggris 27 Januari 2015, 19:08
-
Baru Putus dari Ronaldo, Irina Sudah Terlibat Cinta Segitiga!
Open Play 27 Januari 2015, 16:56
-
Zidane Bela Aksi Varane dan Benzema di Madrid
Liga Spanyol 27 Januari 2015, 16:01
-
Zidane: Madrid Bisa Raih Double Musim Ini
Liga Spanyol 27 Januari 2015, 15:54
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR