Punya Darah Barcelona, Maukah Cesc Fabregas Melatih Real Madrid? Begini Jawabannya!

Punya Darah Barcelona, Maukah Cesc Fabregas Melatih Real Madrid? Begini Jawabannya!
Pelatih Como, Cesc Fabregas mengenakan jersey bertuliskan Como means Europe? setelah memastikan lolos ke turnamen Eropa musim depan usai mengalahkan Hellas Verona, 10 Mei 2026. (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Bola.net - Cesc Fabregas tengah menjadi salah satu nama yang paling diperbincangkan di sepak bola Eropa. Keberhasilannya membawa Como lolos ke kompetisi Eropa membuat pelatih muda asal Spanyol itu mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar, termasuk Real Madrid.

Rumor tersebut menarik perhatian karena Fabregas memiliki sejarah panjang bersama Barcelona. Ia merupakan lulusan La Masia dan pernah membela tim utama Blaugrana selama tiga musim.

Meski begitu, Fabregas tidak menutup kemungkinan melatih rival abadi Barcelona itu di masa depan. Ia memilih menjawab dengan tenang dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini masih sepenuhnya bersama Como.

Menurut Fabregas, proses berkembang sebagai pelatih jauh lebih penting daripada buru-buru mengambil langkah besar. Ia mengaku masih menikmati proyek yang sedang dibangun klub Italia tersebut.

1 dari 3 halaman

Komitmen Penuh untuk Proyek Como

Pelatih Como, Cesc Fabregas (c) AP Photo/Luca Bruno

Pelatih Como, Cesc Fabregas (c) AP Photo/Luca Bruno

Fabregas merasa Como menjadi tempat ideal untuk membangun karier kepelatihannya. Selain berperan sebagai pelatih, ia juga tercatat sebagai salah satu pemegang saham klub.

Situasi itu membuatnya punya pengaruh besar dalam arah pengembangan tim. Fabregas mengaku terlibat langsung dalam proses perekrutan pemain dan perencanaan jangka panjang klub.

"Saya adalah pemegang saham di klub (Como). Saya melihat sebuah proyek untuk mulai melatih, saya memiliki kontrak, dan saya sangat tenang," ujar Fabregas kepada Cadena Cope.

"Saya berada di tempat yang membantu saya tumbuh dan saya sangat bahagia. Saya jugalah yang menentukan perekrutan pemain," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Tidak Ada Garis Merah untuk Real Madrid

Pelatih Como Cesc Fabregas dan para pemain memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat merayakan kemenangan 2-0 pada akhir laga Serie A/Liga Italia antara Genoa vs Como, 26 April 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Pelatih Como Cesc Fabregas dan para pemain memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat merayakan kemenangan 2-0 pada akhir laga Serie A/Liga Italia antara Genoa vs Como, 26 April 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Saat ditanya soal peluang menangani Real Madrid, Fabregas tidak memberikan jawaban penolakan. Ia mengaku belum memikirkan tawaran dari klub mana pun karena seluruh fokusnya masih tertuju pada pekerjaannya sekarang.

Namun, Fabregas menegaskan satu prinsip yang tidak akan berubah dalam kariernya. Ia tidak tertarik menjadi asisten pelatih dan ingin terus berkembang sebagai pelatih kepala.

"Saya tidak memiliki garis merah. Satu hal yang jelas sejak awal adalah saya tidak ingin menjadi asisten pelatih," tegas mantan pemain Chelsea tersebut.

"Soal kemungkinan itu (Real Madrid)? Saya bahkan belum memikirkannya atau mempertimbangkannya. Saya tidak punya waktu untuk memikirkan hal lain," jawabnya.

3 dari 3 halaman

Kekaguman pada Sosok Carlo Ancelotti

Manajer Timnas Brasil, Carlo Ancelotti (c) CBF Official

Manajer Timnas Brasil, Carlo Ancelotti (c) CBF Official

Fabregas juga berbicara soal pelatih-pelatih yang ia kagumi dalam sepak bola modern. Ia menilai Luis Enrique menunjukkan perkembangan luar biasa dalam beberapa musim terakhir.

Meski demikian, ada satu nama yang paling ingin ia pelajari lebih jauh, yakni Carlo Ancelotti. Fabregas mengagumi cara pelatih Real Madrid itu membimpin pemain dan menjaga keharmonisan ruang ganti.

"Jika ada satu manajer yang saya ingin ajak bekerja sama saat masih menjadi pemain, dia adalah Carlo Ancelotti," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL