"Kami dirampok dan kami merasa perlu mengatakannya. Kami sudah muak dengan semua ini," ujar pemain Levante asal Senegal, Pape Diop.
Juanlu juga mengkritik sikap wasit. "Benar-benar memalukan. Dia menepuk bahu pemain Madrid dan mengerling kepada mereka. Dia berbicara dengan respek kepada pemain Madrid. Kepada kami, dia hanya memberikan ancaman dan ancaman," kecamnya.
Juanlu mengakui bahwa wasit memang membuat banyak keputusan yang merugikan kedua tim. Namun ia sangat yakin bahwa Levante adalah korban dalam pertandingan itu.
Kisruh kepemimpinan wasit memang tengah melanda kompetisi-kompetisi elit Eropa. Pertandingan La Liga, Premier League dan Serie A selalu diwarnai dengan keputusan kontroversial sang pengadil dalam beberapa minggu terakhir. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Levante: Madrid Mendapat Perlakuan Istimewa Wasit
Liga Spanyol 13 November 2012, 21:03
-
Kaka Puji Talenta Radamel Falcao
Liga Spanyol 13 November 2012, 13:15
-
Jose Mourinho Inginkan Wilfried Zaha di Real Madrid
Liga Spanyol 13 November 2012, 10:55
-
Mou Kerap Hubungi Drogba Tengah Malam
Bolatainment 13 November 2012, 10:00
-
Dua Pilar Bilbao Absen di Bernabeu
Liga Spanyol 13 November 2012, 07:09
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR