Bola.net - Barcelona menyambut Quique Setien dengan penuh suka cita. Walau tidak punya rekam jejak dengan Barcelona, pelatih berusia 61 tahun tersebut dianggap bisa mengembalikan 'DNA Barcelona'.
Barcelona acap kali dianggap tampil sebagai tim yang berbeda pada era Ernesto Valverde melatih. Barcelona bukan menjadi tim yang bermain atraktif, menyerang, dan mendominasi penguasaan bola.
Valverde membawa Barcelona tampil lebih pragmatis dan menang adalah tujuan utama. Pendekatan Valverde itu mendapat banyak kritik dan, walau mampu memberikan dua gelar juara La Liga, dia akhirnya dipecat.
Quique Setien sejak awal bertekad untuk mengembalikan Barcelona tampil sesuai identitas klub. Mantan pelatih Real Betis itu adalah fans berat Johan Cruyff, salah satu sosok yang membangun fondasi gaya bermain Barcelona.
Ada Apa dengan Barcelona?
Jurnalis ESPN, Gabriele Marcotti, menilai ada beberapa masalah yang harus diselesaikan olah Quique Setien. Meskipun beberapa aspek, utamanya penguasaan bola, berhasil tetapi Quique Setien dianggap masih gagal memunculkan 'DNA Barcelona'.
"Apa yang telah kita lihat dari Setien dalam upaya untuk menciptakan kembali Barcelona seperti satu dekade yang lalu, sebagian besar bagian yang gagal," kata Marcotti dikutip dari ESPN.
Barcelona memang dominan dalam hal penguasaan bola. Tetapi, mereka tidak mampu menciptakan situasi berbahaya. Selain itu, Barcelona juga tidak mampu mengantisipasi ketika lawan melakukan serangan balik cepat.
"Ada dua masalah yang lebih luas yang perlu diatasi, dan ini tidak mudah."
"Barcelona era Guardiola bekerja bukan sekadar menjaga bola, ya, tetapi juga karena ketika mereka kehilangan itu mereka menekan dengan kekejaman dan intensitas kolektif," sambung Marcotti.
Bagaimana dengan Barcelona-nya Quique Setien?
Menurut Gabriele Marcotti, sulit bagi Barcelona era Quique Setien untuk bermain dengan intensitas seperti era Pep Guardiola. Sebab, Lionel Messi tidak punya kemampuan melakukan pressing seperti dulu. Pemain depan lainnya pun begitu.
"Bisakah Anda menekan secara efektif dengan Lionel Messi yang berusia 32 tahun dan Antoine Griezmann yang berusia 28 tahun? Saya tidak yakin mereka bisa melakukannya," kata Gabriele Marcotti.
Satu masalah lain, Barcelona kini tidak diperkuat Luis Suarez. Pemain asal Uruguay tersebut absen lama karena cedera lutut. Tanpa Luis Suarez, Barcelona kurang tajam dan kehilangan opsi di lini depan selain Lionel Messi.
"Logika akan menyarankan untuk membawa penyerang baru, Rodrigo Moreno masuk bidikan. Namun, apa Anda bersedia membayar mahal ketika Anda juga akan melakukan hal yang sama pada awal musim depan," ucap Marcotti.
Sumber: ESPN
Baca Ini Juga:
- Selain Carles Perez, Pemain-pemain Ini Juga Berpeluang Cabut dari Barcelona
- Presiden Barcelona Benarkan Rodrigo Moreno Masuk Daftar Belanja
- Real Madrid di Puncak Klasemen, Legenda Barcelona: Hanya Beruntung Saja
- Petinggi Valencia Berkunjung ke Barcelona, Transfer Rodrigo Segera Rampung
- Zinedine Zidane 'Instal Ulang' Real Madrid jadi Tim Bermental Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skuat Barcelona Heningkan Cipta untuk Kobe Bryant
Open Play 28 Januari 2020, 23:58
-
Prediksi Barcelona vs Leganes 31 Januari 2020
Liga Spanyol 28 Januari 2020, 16:51
-
Quique Setien Belum Mampu Kembalikan 'DNA Barcelona', Apa yang Salah?
Liga Spanyol 28 Januari 2020, 12:51
-
Selain Carles Perez, Pemain-pemain Ini Juga Berpeluang Cabut dari Barcelona
Liga Spanyol 28 Januari 2020, 10:54
-
Presiden Barcelona Benarkan Rodrigo Moreno Masuk Daftar Belanja
Liga Spanyol 28 Januari 2020, 10:44
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR