Rapor Merah Trent Alexander-Arnold: Main Buruk, Diganti Cepat, Disoraki Suporter

Rapor Merah Trent Alexander-Arnold: Main Buruk, Diganti Cepat, Disoraki Suporter
Bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold dalam laga Liga Champions melawan Benfica, 26 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid tumbang. Getafe sukses mencuri kemenangan 1-0 di Santiago Bernabeu pada laga lanjutan La Liga, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB.

Kekalahan ini memukul telak skuad asuhan Alvaro Arbeloa. Jarak mereka dengan juara bertahan Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol melebar jadi empat poin.

Media Spanyol langsung bereaksi keras. Marca melabeli hasil pertandingan ini sebagai sebuah bencana.

Sorotan tajam tertuju pada satu nama di lapangan. Trent Alexander-Arnold kembali tampil mengecewakan.

Bek 27 tahun itu gagal menunjukkan kelasnya. Ekspektasi tinggi publik Madrid mulai berubah menjadi rasa frustrasi.

1 dari 3 halaman

Rapor Merah Bek Kanan

Arbeloa memasang Alexander-Arnold sejak menit awal. Dia mengisi pos bek kanan dalam skema 4-2-3-1.

Namun kontribusinya sangat minim. Arbeloa akhirnya menarik sang pemain keluar sepuluh menit setelah babak kedua berjalan. Dani Carvajal masuk menggantikannya.

Media AS memberi penilaian brutal. Mereka menyematkan rating 3 dari 10 untuk mantan pemain Liverpool tersebut.

Laporan AS menyebut Alexander-Arnold seperti tidak terlihat. Dia ragu-ragu saat bertahan dan nyaris tidak pernah membuka ruang di area lawan. Akurasi umpan silangnya hancur lebur di angka 28 persen.

Pemain asal Inggris ini hanya sesekali memamerkan sentuhan bola berkelas. Sisanya, ia kesulitan mengimbangi tempo permainan.

2 dari 3 halaman

Hujan Cemoohan Publik Sendiri

Sikap suporter di stadion mulai berubah. Puncak kekecewaan mereka pecah saat waktu turun minum.

Seisi Bernabeu menyoraki pemain mereka sendiri. Jurnalis Cadena SER, Anton Meana, mencatat reaksi keras dari tribune penonton.

"Bernabeu telah menyoraki Vinicius dan Trent lebih dari yang lain," lapor Meana.

Situasi ini sangat kontras dengan bulan lalu. Alexander-Arnold sempat bermain apik saat Madrid melibas Real Sociedad 4-1. Banyak pihak berharap performanya terus menanjak usai pulih dari cedera paha.

Namun inkonsistensi kembali muncul. Masalah ini sudah membayangi sejak paruh pertama musim saat tim masih dilatih Xabi Alonso.

3 dari 3 halaman

Hari yang Kacau

Laga melawan Getafe menjadi mimpi buruk yang lengkap bagi Los Blancos. Situasi memanas hingga detik terakhir.

Madrid menutup pertandingan dengan 10 pemain. Franco Mastantuono menerima kartu merah pada menit kelima masa injury time. Ia dihukum akibat melontarkan makian kepada wasit Alejandro Muniz Ruiz.

Di belahan Eropa lain, fans Liverpool menonton krisis ini tanpa rasa simpati. Alexander-Arnold pergi dengan cara yang membekas buruk di Anfield.

Sang pemain menolak berbagai tawaran kontrak baru demi pindah ke Spanyol. Madrid bahkan bersedia membayar 10 juta euro agar ia bisa membela klub di Piala Dunia Antarklub 2025.

Dulu dia menyebut kepindahan ini sebagai mimpi yang jadi kenyataan. Kini, realita di Bernabeu berkata lain.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL