
Bola.net - Real Madrid dikabarkan mengambil tindakan terhadap Jorge Cestero setelah gelandang Castilla itu menunjukkan ketidakpuasan atas keputusan pelatih Julian Lopez de Lerma. Cestero kecewa ketika dicadangkan dalam salah satu pertandingan musim ini.
Menurut laporan AS, Cestero kemudian menyampaikan perasaannya kepada rekan-rekan setim. Sikap negatif tersebut tidak diterima oleh staf pelatih maupun klub sehingga ia tidak masuk skuad Castilla saat menghadapi Alcorcon sebagai bentuk hukuman.
Kasus ini menjadi perhatian karena Cestero termasuk salah satu pemain yang dinilai memiliki prospek di Castilla. Gelandang bertahan tersebut bahkan sempat mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama Real Madrid pada musim lalu.
Cestero Harus Belajar Menerima Keputusan
🚨 Cestero, CASTIGADO por un desencuentro con su entrenador, Julián López de Lerma.
— (fan) REAL MADRID FANS 🤍 (@AdriRM33) September 28, 2026
No le GUSTÓ su suplencia ante el Sant Andreu y lo manifestó en el vestuario.
El CLUB ha tomado MEDIDAS y ya se quedó FUERA de la convocatoria ante el Alcorcón por ese motivo.
{ @diarioas } pic.twitter.com/DRJuyrdbP3
Cestero dikenal sebagai gelandang bertahan yang memiliki potensi untuk berkembang. Ia juga sempat mendapat beberapa menit bermain bersama tim utama ketika masih ditangani Alvaro Arbeloa.
Kesempatan tersebut belum cukup untuk membuat Cestero menjadi bagian dari skuad utama secara reguler. Oleh karena itu, sikap profesional menjadi bagian penting dalam prosesnya untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar dari pelatih.
Rasa kecewa setelah dicadangkan merupakan hal yang wajar bagi seorang pemain. Namun, menyampaikan ketidakpuasan kepada rekan setim dengan cara yang mengganggu suasana ruang ganti dapat menjadi persoalan berbeda.
Hukuman Menjadi Pesan untuk Pemain Muda
Keputusan tidak memasukkan Cestero ke dalam skuad melawan Alcorcon dapat menjadi bentuk penegasan mengenai standar perilaku yang diharapkan klub. Pemain tetap memiliki ruang untuk mempertanyakan keputusan pelatih, tetapi cara menyampaikannya juga menjadi bagian dari profesionalisme.
Bagi pemain muda yang sedang mengejar promosi, kemampuan menerima keputusan pelatih sama pentingnya dengan kualitas teknis. Perjalanan menuju level tertinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengolah bola, tetapi juga bagaimana seorang pemain menghadapi persaingan dan situasi sulit.
Cestero masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki sikap tersebut. Hukuman ini tidak harus menjadi penghambat perkembangan kariernya jika ia mampu menjadikannya sebagai pelajaran.
Standar Sikap Berlaku untuk Semua Pemain
Kasus Cestero juga memperlihatkan bagaimana klub dapat menggunakan tim junior untuk menegakkan standar internal. Pemain Castilla berada dalam tahap perkembangan sehingga pembentukan karakter profesional menjadi bagian penting dari proses menuju tim utama.
Keputusan pelatih untuk mencadangkan pemain harus diterima selama tidak ada alasan lain yang bertentangan dengan aturan klub. Pemain dapat menggunakan performa dalam latihan dan pertandingan untuk kembali mendapatkan tempat di tim.
Oleh karena itu, kasus Cestero dapat menjadi pengingat bahwa status sebagai pemain berbakat tidak otomatis menjamin tempat di susunan utama. Di lingkungan kompetitif seperti Real Madrid, kemampuan menerima keputusan dan meresponsnya secara profesional menjadi bagian dari perjalanan seorang pemain menuju level senior.
Sumber: The Real Champs
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodrygo Segera Kembali Perkuat Real Madrid, Siapa Diuntungkan dan Siapa Dirugikan?
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:49
-
Mengapa Carlo Ancelotti Tak Berhenti Berikan Dukungan pada Vinicius Junior
Amerika Latin 30 September 2026, 12:44
-
Trent Alexander-Arnold, Denzel Dumfries, dan Persaingan Bek Kanan Real Madrid yang Memanas
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:39
-
Real Madrid Tegas terhadap Jorge Cestero, Sikap Negatif Pemain Muda Tak Ditoleransi
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:34
-
Jude Bellingham Tampil Lebih Baik Saat Bermain dengan Amarah
Piala Eropa 30 September 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR