
Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey langsung memicu gelombang kritik. Bukan hanya karena skor, tetapi juga karena identitas lawan yang mereka hadapi.
Madrid datang ke Estadio Carlos Belmonte dengan status raksasa Eropa, sementara Albacete adalah klub yang tengah berjuang di papan bawah kasta kedua sepak bola Spanyol. Jurang reputasi kedua tim seharusnya terlalu lebar untuk menghasilkan kejutan.
Namun justru di sinilah ironi itu lahir. Kekalahan ini tidak sekadar tentang rotasi pemain atau debut pelatih baru, melainkan membuka fakta yang membuat hasilnya terasa jauh lebih memalukan.
Albacete Bukan Kuda Hitam, Mereka Tim Papan Bawah

Albacete saat ini menempati peringkat ke-17 klasemen Segunda Division musim 2025/2026. Posisi tersebut menempatkan mereka hanya beberapa strip di atas zona degradasi.
Sepanjang musim liga, Albacete dikenal inkonsisten dan lebih sering berkutat dengan upaya menghindari papan bawah. Mereka bukan tim yang datang ke Copa del Rey dengan status penantang serius.
Kondisi ini membuat kemenangan atas Real Madrid terasa janggal. Bukan karena Albacete bermain sempurna, melainkan karena perbedaan level yang seharusnya sulit dijembatani.
Dalam konteks ini, hasil di Carlos Belmonte bukan kisah klasik “tim kecil yang sedang naik daun”. Ini adalah kemenangan tim papan bawah Segunda atas raksasa La Liga.
Kekalahan yang Memperbesar Sorotan ke Real Madrid
Real Madrid tampil di bawah arahan pelatih baru Alvaro Arbeloa yang menjalani debutnya. Keputusan menurunkan banyak pemain muda menjadi sorotan utama setelah laga berakhir.
Secara permainan, Madrid kesulitan mengontrol momen krusial dan kembali rapuh di fase akhir pertandingan. Dua gol Jefte Betancor di menit-menit penentuan menjadi cermin lemahnya manajemen laga.
Kekalahan ini pun sulit dibingkai sebagai sekadar kecelakaan piala. Lawan yang dihadapi bukan tim papan atas Segunda, melainkan klub yang sedang berjuang menghindari degradasi.
Bagi Madrid, hasil ini menambah daftar masalah struktural yang belum terselesaikan. Bagi Albacete, ini adalah malam bersejarah, tetapi tetap tidak mengubah fakta posisi mereka di liga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Kualitas Akademi Real Madrid Terlihat: Kalah dari Albacete Tim Peringkat 17
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 14:55
-
Debut Buruk Alvaro Arbeloa: Bisa-bisanya Real Madrid Disingkirkan Albacete
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 10:03
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 09:37
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 18 April 2026, 09:02
-
Final Proliga 2026 Sektor Putri: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus
Voli 18 April 2026, 08:51
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Persis 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 08:26
-
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Persija 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 08:09
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Borneo FC 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
























KOMENTAR