Dua gol kemenangan tim tuan rumah masing- masing dicetak oleh Tiago di babak pertama dan Mario Suarez melengkapinya di babak kedua.
Kedua tim memulai babak pertama dengan tempo yang cukup sedang. Atletico yang berstatus tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang lebih dahulu.
Kiper Espanyol, Kiko Casilla harus jatuh bangun mengamankan gawangnya. Saat pertandingan memasuki menit ke-3 dua peluang dari Arda Turan dan Mario Mandzukic berhasil ia gagalkan.
Tak hanya itu saja Casilla juga berhasil menggagalkan tendangan keras Koke dari luar kotak penalti di menit ke 16. Meskipun menemui jalan buntu, Atletico masih belum menyerah untuk mencari gol perdana.
Usaha Atletico untuk memecah kebuntuan akhirnya terbayar. Gabi mengirim umpan lambung ke tengah kotak penalti dan langsung disambut sundulan Tiago. Namun bola kali ini tak dapat dijangkau oleh Casilla dan masuk ke gawang.
Unggul satu gol, Atletico masih bernafsu mencari gol tapi hanya berujung kegagalan. Sampai wasit menghentikan babak pertama tak ada tambahan gol tercipta dan Atletico masih unggul 1-0.
Keluar dari kamar ganti, pasukan Diego Simeone masih tetap berusaha untuk mendominasi pertandingan. Los Rojiblancos tetap bersabar dalam membangun serangan untuk menghadapi tim yang bermain bertahan.
Akhirnya Atletico berhasil menggandakan keunggulan di menit ke 71 lewat sepakan Mario Suarez. Suarez menyelesaikan umpan Gimenez di mulut gawang dari situasi set piece.
Setelah unggul dua gol, Atletico mulai menurunkan tempo permainan dan itu membuat Espanyol sedikit lebih bebas menyerang. Hasilnya Alex dan Jose Cana sempat mengancam gawang Miguel Angel Moya, namun belum berhasil mengubah papan skor.
Kedua tim akhirnya tak mampu menambah gol di sisa waktu yang ada. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua, Atletico berhasil mengamankan kemenangan 2-0 di hadapan pendukungnya sendiri.
Tambahan tiga poin ini membuat Atletico naik ke posisi empat di klasemen sementara La Liga dengan koleksi 17 poin dari delapan laga. Sedangkan Espanyol menghuni peringkat sebelas dengan raihan sembilan poin dari jumlah laga yang sama.
Susunan Pemain:
Atletico (4-4-2): Moya; Juanfran, Gimenez, Godin, Ansaldi; Turan (Griezmann 60'), Gabi, Tiago (Suarez 53'), Koke; Raul Garcia, Mandzukic (Rodriguez 85').
Espanyol (4-4-1-1): Casilla; Javi Lopez, Colotto, Alvaro, Fuentes; Vazquez, Sevilla, Canas, Alvarez (Montanes 63'); Sergio Garcia (Fernandez 56'); Caicedo (Stuani 63'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Liverpool Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
Liga Inggris 19 Oktober 2014, 21:35
-
Review: Atletico Kembali Genggam Tiga Poin
Liga Spanyol 19 Oktober 2014, 18:53
-
Review: Sassuolo Paksa Juve Kehilangan Poin
Liga Italia 19 Oktober 2014, 03:55
-
Review: Bantai Eibar, Barca Sambung Rekor Perawan
Liga Spanyol 19 Oktober 2014, 03:01
-
Review: Roma Gerus Chievo di Olimpico
Liga Italia 19 Oktober 2014, 00:55
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR