
Bola.net - Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions oleh Atletico Madrid memicu berbagai reaksi, baik dari dalam klub maupun pengamat sepak bola. Hasil tersebut tak hanya menjadi bahan evaluasi internal, tetapi juga membuka ruang kritik dari luar.
Salah satu suara paling lantang datang dari mantan pemain timnas Prancis, Christophe Dugarry. Ia secara terbuka menyoroti performa dan sikap pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, yang tengah menjadi sorotan musim ini.
Di tengah pujian yang terus mengalir untuk talenta berusia 18 tahun tersebut, Dugarry justru mengambil arah berbeda. Ia mempertanyakan kontribusi nyata Yamal dalam laga krusial serta menilai ekspektasi terhadap sang pemain terlalu berlebihan.
Dugarry Pertanyakan Performa dan Sikap Lamine Yamal

Dalam pernyataannya di RMC Sport, Dugarry melontarkan kritik tajam terhadap Lamine Yamal. Ia menilai sang pemain terlalu banyak berbicara tanpa diimbangi performa yang menentukan di lapangan.
“Jika Anda akan banyak bicara, pastikan tim Anda mampu menang. Di dunia seperti apa Anda hidup, nak? Di dunia nyata, Anda tidak bisa melakukan apa-apa,” ujar Dugarry.
Komentar tersebut muncul setelah Barcelona gagal melangkah ke semifinal. Dugarry secara khusus menyoroti bagaimana Yamal tidak mampu memberi dampak konsisten sepanjang pertandingan penting tersebut.
Meski sempat mencetak gol cepat pada leg kedua, ia menilai kontribusi Yamal meredup saat tekanan meningkat. Hal itu menjadi dasar kritiknya terhadap ekspektasi besar yang melekat pada pemain muda tersebut.
Dibandingkan dengan Dembele, Dinilai Belum Layak ke Level Elite

Dugarry juga membandingkan Yamal dengan pemain Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele. Ia menilai perbedaan kualitas keduanya terlihat jelas dalam momen krusial.
“Ia mencetak gol di menit ke-4. Lalu apa? Ia hanya membuktikan bahwa dirinya tidak masuk dalam persaingan Ballon d’Or," lanjut Duggary.
"Dembele pasti sudah mencetak beberapa gol lagi. Lamine kecil punya momen kejayaan, tapi hanya itu. Jelas ia punya bakat, tetapi ia masih jauh dari menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” lanjutnya.
Barcelona Tidak Pantas Lolos
Tak hanya soal performa, Dugarry juga menyinggung aspek mentalitas. Ia menganggap pujian besar yang diterima Yamal mulai memengaruhi cara pandangnya di lapangan.
“Saya sama sekali tidak yakin bahwa Barca pantas lolos melawan Atletico, melihat performa Lamine Yamal. Ia memiliki ego yang besar.”
Pernyataan tersebut cukup menarik mengingat kontribusi Yamal sepanjang musim. Ia telah mencatatkan 23 gol dan 18 assist dari 44 penampilan di semua kompetisi, serta membantu Barcelona memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan sembilan poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Liga Champions 17 April 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR