
Bola.net - - Sergio Ramos mengaku sering menghadapi situasi yang tidak normal saat berada di kotak penalti lawan. Pemain belakang Real Madrid ini kerap mendapatkan penjagaan yang ketat dari para pemain lawan, bahkan lebih dari satu pemain.
Ramos memang selalu mendapatkan perhatian khusus saat Madrid mendapatkan situasi bola mati, terutama sepak pojok. Dua sampai tiga pemain lawan akan menjaganya dengan ketat dan sebisa mungkin membuat ia tidak mampu mencari ruang untuk menyundul bola.
"Dalam beberapa tahun terakhir ini, mungkin karena gol yang sudah saya cetak, ada perhatian khusus. Tidak normal untuk saya ada dua atau tiga pemain yang menjaga saya," tutur Ramos kepada Marca.
Pemain berusia 30 tahun memang kerap membuat lawan harus tertunduk dari situasi bola mati. Musim lalu, mantan pemain Sevilla ini sukses mencetak 10 gol, tujuh di antaranya di La Liga. Untuk alasan jumlah gol tersebut, Ramos kerap mendapatkan penjagaan khusus.
Namun, alih-alih merasa risih, Ramos justru senang dengan kondisi yang tidak normal tersebut. Karena kondisi tersebut akan membuat pemain Madrid lain punya ruang untuk bisa mencetak gol.
"Itu justru menguntungkan untuk tim karena bisa menyeret pemain mengikuti saya. Jadi, lebih mudah bagi rekan satu tim lain seperti Casemiro, yang mencetak gol melawan Barcelona, atau Pepe yang mencetak gol di laga derby," urai pemain berusia 30 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sergio Ramos Bicara Tentang Ronaldo, Morata, Vallejo dan Theo
Liga Spanyol 9 Juli 2017, 23:53
-
Rajin Cetak Gol, Sergio Ramos Terinspirasi Ronaldo Brasil
Liga Spanyol 9 Juli 2017, 23:08
-
James Rodriguez Ditawarkan ke Liverpool
Liga Inggris 9 Juli 2017, 23:04
-
Madrid Akan Segera Jual Kovacic
Liga Spanyol 9 Juli 2017, 22:44
-
Situasi Tak Normal Sergio Ramos di Kotak Penalti Lawan
Liga Spanyol 9 Juli 2017, 21:32
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR