Bola.net - - Bek sayap , Aleix Vidal rupanya sempat menjajaki kemungkinan untuk bergabung dengan klub asal Turki, . Namun, negosiasi antara kedua pihak ini tidak bisa berlanjut.
Salah satu alasan mengapa negosiasi ini batal adalah maraknya aksi terorisme di Turki.
Hal tersebut diungkap oleh Direktur Olahraga Galatasaray, Leven Nazifoglu dalam sebuah wawancara dengan media asal Spanyol, Sport. Levent mengakui bahwa Vidal mengkhawatirkan keselamatannya.
"Terorisme di Turki juga memberi dampak pada negosiasi dengan Aleix Vidal," terang Levent.
Sedianya Vidal memang akan bergabung dengan Galatasaray dengan status pemain pinjaman. Pasalnya, ia sudah tidak menjadi opsi utama bagi pelatih Barcelona, Luiz Enrique.
Turki belakangan memang sedang bermasalah dengan keamanan. Beberapa wilayah di Turki sering menjadi sasaran teror. Yang terkait dengan sepakbola, tentu saja adalah ledakan bom di dekat Stadion Besiktas, Vodavone Arena pada bulan Desember 2016 yang lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Masuk dalam Bursa Calon Pengganti Enrique di Barca
Liga Inggris 8 Januari 2017, 21:38
-
Terorisme Jadi Alasan Aleix Vidal Urung Gabung Galatasaray
Liga Spanyol 8 Januari 2017, 20:48
-
Rakitic Tak Masuk Dalam Skuat Barca
Liga Inggris 8 Januari 2017, 19:29
-
Real Madrid dan Barcelona Berebut Dele Alli
Liga Spanyol 8 Januari 2017, 14:14
-
Enrique Wanti-wanti Pemain Barca untuk Jaga Emosi
Liga Spanyol 8 Januari 2017, 12:46
LATEST UPDATE
-
Persib vs Bali United: Beckham Putra Absen atau Siap Tampil?
Bola Indonesia 9 April 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Arema FC 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 17:43
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR