Bola.net - - Ernesto Valverde mengakui jika Barcelona tidak tampil dengan permainan normal mereka saat berjumpa , Senin (5/2) dini hari. Menurut Valverde, Barca di laga ini terpaksa banyak bermain dengan bola panjang.
Tentu saja hal tersebut tidak sesuai dengan gaya bermain yang selama ini diusung oleh Barca. Barca dikenal dengan gaya bermain umpan pendek dengan kombinasi atau yang lebih sohor disebut dengan gaya bermain tiki-taka.
Tapi, Valverde punya alasan mengapa Barca harus bermain dengan gaya permainan normal seperti biasanya. Alasan tersebut yakni kondisi lapangan di RCDE Stadium yang tidak begitu bagus. Karena hujan, beberapa area lapangan tergenang air.
"Karena itulah kami kesulitan, permainan terus berjalan, kami tidak bisa dengan cepat menyesuaikan diri. Di babak kedua, dengan turunnya hujan, bola terus berhenti dan lapangan juga berbahaya," ucap Valverde.

"Dengan mempertimbangkan gaya bermain kami, saya merasa sulit bagi kami untuk bisa beradaptasi. Kami dipaksa harus bermain dengan lebih banyak memakai bola panjang," sambungnya.
Dengan cara bermain seperti itu, Barca disebut oleh Valverde merasa dirugikan. Sementara, justru Espanyol yang dinilai bisa memanfaatkan situasi dengan cara yang lebih baik. Barca pun harus puas dengan hasil imbang dengan skor 1-1 pada laga ini.
"Saya merasa bahwa kondisi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Espanyol," tutup Valverde.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Umtiti Jadi Korban Aksi Rasisme di Laga Lawan Espanyol
Liga Spanyol 5 Februari 2018, 23:30
-
Gawat Barca! Pique Cedera Lutut dan Bisa Absen Lawan Chelsea
Liga Spanyol 5 Februari 2018, 21:08
-
Valverde Akui Barca Tampil Tak Normal Saat Lawan Espanyol
Liga Spanyol 5 Februari 2018, 20:35
-
Arthur Baru Akan Dilepas Ke Barca Pada 2019
Liga Spanyol 5 Februari 2018, 18:32
-
Bos Espanyol: Pique Tak Bisa Bungkam Fans Kami!
Liga Spanyol 5 Februari 2018, 18:08
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR