
Bola.net - Suasana Santiago Bernabeu berubah panas saat Real Madrid menjamu Levante di lanjutan La Liga. Alih-alih dukungan penuh, sebagian fans justru melontarkan cemoohan kepada pemain mereka sendiri.
Nama Vinicius Junior menjadi sasaran utama siulan, disusul Jude Bellingham dan Fede Valverde. Ketiganya dicemooh sepanjang laga meski Los Blancos mampu mengamankan kemenangan 2-0.
Cemoohan itu mencerminkan kegelisahan publik Madrid terhadap situasi internal tim belakangan ini. Situasi kian sensitif karena Real Madrid sedang berada dalam tekanan perburuan gelar bersama Barcelona.
Di tengah suasana tersebut, Kylian Mbappe akhirnya angkat bicara. Penyerang asal Prancis itu memberi pembelaan terbuka kepada rekan-rekannya yang disorot negatif oleh publik Bernabeu.
Mbappe Paham Alasan Fans Mencemooh Vinicius dkk.

Kylian Mbappe tidak menutup mata terhadap kekecewaan yang dirasakan para pendukung Real Madrid. Ia mengakui bahwa reaksi fans muncul karena ekspektasi tinggi yang tidak terpenuhi di atas lapangan dan juga karena rasa tak puas melihat situasi internal tim.
Menurut Mbappe, sikap kritis suporter adalah hal yang wajar dalam dunia sepak bola, terlebih di klub sebesar Real Madrid. Ia bahkan mengaitkannya dengan pengalamannya sebelum menjadi pemain profesional.
Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak merasa tersinggung dengan reaksi tersebut. Baginya, tekanan dari fans adalah konsekuensi yang harus diterima pemain ketika situasi kurang bagus.
“Siulan itu… Saya rasa saya mengerti. Saya paham. Sebelum menjadi pemain sepak bola, saya adalah seorang pemuda, dan ketika saya tidak senang, saya akan berbicara buruk tentang para pemain, dan jika saya berada di stadion, saya akan bersiul. Saya mengerti karena kami tidak melakukan hal-hal dengan benar," tuturnya, dilansir Goal.
Kritik Harus Ditujukan ke Seluruh Tim

Meski memahami kemarahan suporter, Mbappe menilai ada satu hal yang tidak tepat dalam situasi tersebut. Ia menolak jika kritik hanya diarahkan kepada beberapa pemain tertentu.
Menurutnya, performa buruk adalah tanggung jawab kolektif, bukan kesalahan individu. Menargetkan satu atau dua pemain justru dinilai tidak adil dan bisa merusak suasana tim.
Mbappe menekankan bahwa Real Madrid menang dan kalah sebagai sebuah kesatuan. Ia yakin para pemain memiliki karakter untuk bangkit bersama di tengah tekanan.
“Yang tidak saya sukai adalah jika mereka akan bersiul, seharusnya seluruh skuad. Anda tidak boleh menargetkan satu pemain saja. Kami bermain buruk sebagai tim, dan kami memiliki karakter untuk mengubah ini di lapangan. Saya tidak melihat penggemar Real Madrid menentang kami. Mereka marah, dan saya yakin mereka akan kembali mendukung kami," tuturnya.
Pembelaan Tegas Mbappe untuk Vinicius

Sorotan paling tajam dalam beberapa laga kandang terakhir memang mengarah ke Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu kembali menjadi sasaran kritik setelah performanya dinilai tidak konsisten plus sikapnya pada Xabi Alonso dianggap tak respek.
Mbappe secara khusus membela Vinicius dari tudingan berlebihan. Ia menegaskan bahwa pemain sayap tersebut bukan penyebab tunggal masalah yang dihadapi Real Madrid.
Bagi Mbappe, menyalahkan Vinicius saja adalah pendekatan yang keliru. Ia menegaskan bahwa seluruh skuad memiliki andil dalam situasi sulit yang sedang dialami klub.
“Tentu saja, itu bukan salah Vini. Itu salah seluruh skuad. Hanya itu yang ingin saya katakan kepada para penggemar. Biarkan mereka mencemooh seluruh tim. Kita harus menerimanya, itu tugas kita. Kita tahu itu," akunya.
"Tapi kita tidak bisa hanya menyalahkan beberapa orang dan mengatakan itu salah mereka. Itu salah semua orang. Di Real Madrid, ada momen-momen seperti ini, dan kita harus mengubahnya," tegas Mbappe.
Klasemen Liga Spanyol
(Goal)
Baca Juga:
- Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
- Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
- Gamblang dan Jelas! Toni Kroos Bedah Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di Piala Super Spanyol
- Antiklimaks Brahim Diaz di Final Piala Afrika: Penalti Panenka di Akhir Laga Gagal jadi Gol, Maroko pun Menangis
- Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




















KOMENTAR