Vinicius Junior di Persimpangan Jalan: Dari Kandidat Ballon dOr hingga Bayang-Bayang Masa Depan di Real Madrid

Vinicius Junior di Persimpangan Jalan: Dari Kandidat Ballon dOr hingga Bayang-Bayang Masa Depan di Real Madrid
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Dua tahun lalu, Vinicius Junior berada di puncak kariernya. Penyerang asal Brasil itu tampil sebagai salah satu pemain terbaik Eropa, mencetak 24 gol dan 11 assist dari 39 laga sepanjang musim 2023/2024. Perannya krusial dalam membawa Real Madrid menjuarai La Liga dan Liga Champions.

Dengan pencapaian tersebut, publik nyaris sepakat bahwa Ballon d’Or 2024 layak jatuh ke tangannya. Namun, kejutan datang ketika gelandang Manchester City, Rodri, justru keluar sebagai pemenang.

Kegagalan meraih penghargaan individu paling prestisius itu menjadi titik balik. Vinicius seakan kehilangan momentum. Situasi kian rumit ketika Real Madrid mendatangkan Kylian Mbappe, sosok yang otomatis menyita sorotan.

Peran Vinicius tak lagi sentral. Saat Mbappe menggebrak sepak bola Spanyol pada 2025, kontribusi Vinicius menurun: 22 gol dan 19 assist dari 58 penampilan di musim 2024/2025.

Statistik itu masih terbilang baik, tetapi tak lagi mencerminkan status “pemain terbaik dunia”. Tak heran, sejumlah pengamat mulai mempertanyakan penurunannya.

1 dari 5 halaman

Penurunan Performa Vinicius Junior

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga Liga Champions melawan Liverpool di Anfield, Rabu, 5 November 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga Liga Champions melawan Liverpool di Anfield, Rabu, 5 November 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Musim ini, grafik performanya turun lebih jauh. Hingga memasuki pertengahan kompetisi, Vinicius baru mengoleksi enam gol dan delapan assist dari 27 laga.

Ironisnya, momen paling diingat bukan berasal dari aksi magisnya di lapangan, melainkan insiden ketika ia berjalan keluar lapangan dengan gestur frustrasi saat Real Madrid mengalahkan Barcelona.

Vinicius memang meminta maaf, tetapi absennya nama pelatih Xabi Alonso dalam pernyataan itu memunculkan spekulasi adanya masalah internal.

2 dari 5 halaman

Kritik untuk Vinicius Junior

Bintang Real Madrid, Vinicius Junior saat tampil melawan Levante di lanjutan Liga Spanyol, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bintang Real Madrid, Vinicius Junior saat tampil melawan Levante di lanjutan Liga Spanyol, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Kritik pun berdatangan. Mantan pemain timnas Brasil, Carlos Alberto Pintinho, menilai Vinicius masih harus banyak belajar. Ia menegaskan bahwa sang winger perlu lebih fokus pada sepak bola dan meninggalkan hal-hal kecil yang tidak memberi manfaat di lapangan. Menurutnya, bakat Vinicius tak perlu diragukan, tetapi sikap dan konsistensi adalah kunci untuk kembali ke level tertinggi.

Di luar lapangan, masa depan Vinicius juga diliputi tanda tanya. Kontraknya bersama Real Madrid masih berlaku hingga 2027, namun negosiasi gaji menjadi isu sensitif.

Vinicius dikabarkan menginginkan bayaran setara Mbappe, sesuatu yang belum tentu disetujui manajemen klub. Ketidakpastian ini diyakini ikut memengaruhi performanya, sekaligus membuka spekulasi bahwa kebersamaannya dengan Los Blancos bisa berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan.

3 dari 5 halaman

Level Vinicius Junior

Pemain Real Madrid Vinicius Junior pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid Vinicius Junior pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Namun, secercah harapan muncul di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona. Tanpa Mbappe, Vinicius tampil sebagai pemimpin. Golnya lahir dari aksi individual kelas dunia: melewati Jules Kounde, mengecoh dua pemain sekaligus, lalu melepaskan tembakan terukur ke sudut gawang.

Ia mencatatkan lima tembakan, empat di antaranya tepat sasaran, serta menjadi salah satu kontributor gol terbanyak Real Madrid di laga final sepanjang sejarah klub.

Penampilan itu mengingatkan publik mengapa Vinicius pernah masuk bursa Ballon d’Or. Ia mungkin tidak seklinis Mbappe, tetapi kemampuannya mengubah jalannya pertandingan masih berada di level elite. Dibandingkan pemain muda lain seperti Rodrygo Goes, Arda Guler, atau Brahim Diaz, Vinicius tetap satu tingkat di atas.

4 dari 5 halaman

Pertanyaan untuk Vinicius Junior

Vinicius Junior berduel memperebutkan bola dengan Daniel Bernabeu dalam laga babak 16 besar Copa del Rey antara Albacete vs Real Madrid, 15 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Vinicius Junior berduel memperebutkan bola dengan Daniel Bernabeu dalam laga babak 16 besar Copa del Rey antara Albacete vs Real Madrid, 15 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Kini, Real Madrid dihadapkan pada tiga pertanyaan besar: mampukah Vinicius menjaga konsistensi performa kelas dunia?

Bisakah ia menanggalkan drama dan membangun harmoni di ruang ganti? Dan yang tak kalah penting, apakah klub dan pemain bisa menemukan titik temu soal kontrak?

Jika jawabannya tidak, masa depan Vinicius di Santiago Bernabeu bisa berada di ujung tanduk. Bahkan, bukan tak mungkin petualangannya di level tertinggi Eropa akan berakhir lebih cepat, dengan liga di Timur Tengah kembali menjadi tujuan berikutnya.

Sumber: Football Espana


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL