
Bola.net - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, terlihat sangat bahagia setelah perjuangan beratnya menjadi pelatih membuahkan gelar juara La Liga 2022/2023. Xavi mengatakan gelar ini tentu akan sangat penting untuk stabilitas La Blaugrana di musim yang akan datang.
Barcelona berhasil keluar sebagai sang juara La Liga 2022/2023. Gelar itu sudah bisa dipastikan usai Robert Lewandowski dan kolega berhasil menundukkan rival sekota mereka, Espanyol di RCDE Stadium dengan skor 4-2 pada hari Senin, 15 Mei 2023, dinihari WIB.
Masing-masing gol Barcelona dicetak oleh Robert Lewandowski pada menit 11 dan 40, Alejandro Balde pada menit ke-20, dan Jules Kounde pada menit ke-53. Sedangkan Espanyol hanya sempat membalas dua gol lewat Javier Puado dan Joselu di sisa pertandingan babak kedua.
Meski menyisakan empat laga terakhir di La Liga musim ini, raihan poin Blaugrana sudah tidak bisa dikejar oleh skuad Los Galacticos di peringkat ke-2. Real Madrid yang saat ini memiliki defisit poin sebesar 14 angka, maksimal hanya bisa menambah 12 angka ke koleksi poin mereka.
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Skenario Xavi yang Terwujud
Keberhasilan Barcelona dalam mengunci gelar La Liga musim ini ternyata sudah dalam skenario tertulis Xavi. Pada pertandingan melawan Espanyol, Xavi turut berkomentar bahwa dia telah memprediksi cara Barca untuk bisa meraih titel La Liga di musim ini.
Pelatih kelahiran Spanyol itu menulis skenario yang mengatakan bahwa skuad Blaugrana akan mengunci gelar La Liga musim ini ketika Frenkie de Jong dkk berhasil mengalahkan Espanyol dalam derby.
Terbukti, hal itu terjadi dan Xavi juga turut merasakan kebahagiaan atas kerja keras anak asuhnya selama 10 bulan terakhir. Mereka pantas mendapatkan gelar tersebut meski sempat terseok-seok di kompetisi eropa.
"Kami memiliki perasaan yang luar biasa, lebih dari 10 bulan kerja, pengorbanan. Ini merupakan pekerjaan yang luar biasa. Bagi para penggemar, bagi klub, penting untuk stabilitas proyek, kami harus melanjutkan jalan ini.".
"Kami mengakhiri (gelar) liga dengan permainan yang fantastis, kami brilian di babak pertama, kami tidak lengah, kami mencetak skor 0-4. Kemudian kami bersantai. . Kami memenangkan liga dalam derby, skenarionya telah ditulis, untuk memenangkan gelar liga dalam derby dan dengan lima pertandingan tersisa," kata Xavi sambil berseri-seri.
Selebrasi Barca di Espanyol

Perayaan gelar Barcelona di RCDE Stadium membuat sejumlah fans Espanyol murka dan ikut turun ke lapangan. Hal itu terjadi karena skuad asuhan Xavi Hernandez dinilai tidak sewajarnya melakukan selebrasi di depan para penonton yang saat ini timnya masuk ke dalam zona degradasi.
Namun, Xavi turut mengomentari hal tersebut sebagai hal yang wajar. Selebrasi yang dilakukan oleh Robert Lewandowski dan kolega juga tergolong cukup normal. Akan tetapi, mereka sedang tidak berada dirumah, sudah sepatutnya mereka tidak merayakan hal tersebut secara berlebihan.
"Saya pikir itu sudah cukup, selebrasinya normal, euforia nya. Tapi saya pikir itu sudah cukup, kami tidak di rumah dan kami harus pergi ke ruang ganti.”
“Reaksi ini sulit dikendalikan dan saya memberi tahu mereka sudah waktunya untuk pergi ke ruang ganti," ujar Xavi Hernandez.
Sumber: Sport
Penulis: Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 4 Pemain Barcelona dengan Kontribusi Gol dan Assist Paling Banyak di La Liga 2022/2023 Sejauh Ini
- Jadwal Lengkap La Liga 2022/2023
- CEO Espanyol Meminta Maaf Setelah Suporter Invasi Lapangan
- Ada Lionel Messi Saat Barcelona Rayakan Gelar Juara La Liga 2022/2023
- Saat Pemain Barcelona Berpesta, Fans Espanyol Menyerbu Lapangan dan Mengejar ke Lorong!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solid! Ini Lima Alasan FC Barcelona Jadi Juara La Liga 2022/2023
Liga Spanyol 15 Mei 2023, 20:18
-
Digoda Chelsea, Gavi Ucapkan Janji Setia Pada Barcelona
Liga Spanyol 15 Mei 2023, 20:00
-
Diincar Barcelona dan MU, Harga Sofyan Amrabat Murah Meriah!
Liga Inggris 15 Mei 2023, 18:30
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR