Bola.net - Zinedine Zidane masih bersikeras meminta Real Madrid mendatangkan Paul Pogba, entah bagaimana caranya. Zidane hanya mau gelandang Manchester United itu untuk menambah opsi di lini tengah, bukan pemain lain.
Sejak awal bursa transfer, Madrid disebut berusaha mendekati Pogba untuk melengkapi proses pembangunan skuad. Zidane sudah mendatangkan lima pemain baru, termasuk Eden Hazard, tapi masih belum puas dengan kondisi skuad yang sekrang.
Trio gelandang Madrid tak sehebat dahulu, performa Luka Modric mulai menurun seiring bertambahnya usia. Sebab itu, Pogba dinilai bisa jadi pemain yang tepat untuk meneruskan kerja keras Modric.
Masalahnya, MU masih jual mahal, tak mau melepas Pogba begitu saja. Bagaimana reaksi Zidane? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kuasa Zidane
Sejak kembali ke Santiago Bernabeu akhir musim lalu, Zidane terus menegaskan otoritasnya sebagai pelatih. Dia tak mau pihak klub mengganggu usaha transfernya untuk mengembangkan skuad.
Nama-nama pemain baru Madrid: Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy, merupakan permintaan khusus Zidane. Mungkin kecuali Rodrygo Goes yang memang sudah lama diincar Madrid.
Hal serupa berlaku untuk Pogba, Zidane hanya mau Pogba. Pihak klub sempat menawarkan opsi: Donny van de Beek atau Christian Eriksen. Zidane bergeming, hanya Pogba yang dia inginkan.
Mantra Pogba
Sikap Zidane itu tentu membuat pihak klub berang. Analis sepak bola Spanyol, Eduardo Inda mengklaim bahwa saat ini hubungan Zidane dengan pihak klub sedang kurang baik.
"Zidane saat ini menjalin hubungan yang dingin dengan pimpinan klub, dia mengucapkan kata 'Pogba' sepanjang hari," kata Inda kepada El Chiringuito.
"Meski mereka mengatakan mustahil mendatangkan Pogba dari MU, mereka pun berkata bahwa jika Madrid mau membayar permintaan MU, Pogba akan langsung datang."
Kabarnya, saat ini MU memasang harga 160 juta euro untuk Pogba. Inilah yang membuat Madrid masih ragu. Inilah yang membuat Zidane memaksa dengan mantra: "Pogba".
Sumber: El Chiringuito
Baca ini juga ya!
- Real Madrid Belum Meyakinkan, Zinedine Zidane Tak Lagi Kebal
- Bukan Neymar, Real Madrid Ingin Tukar Keylor Navas dengan Alphonse Areola
- Real Madrid, Zinedine Zidane, dan Momok Babak Pertama Santiago Bernabeu
- Saga Transfer Neymar: Bagaimana Peluang Real Madrid Sejauh Ini?
- Rivaldo: Neymar Tak Masuk Tiga Pemain Terbaik Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Begini Proses di Balik Layar Transfer Klub LaLiga, Sudah Tahu?
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 22:09
-
Paul Pogba Tolak Perpanjang Kontrak di Manchester United
Liga Inggris 29 Agustus 2019, 22:00
-
Terungkap, Real Madrid Pernah Nyaris Dapatkan David Silva
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 21:00
-
Rivaldo: Neymar Tidak Akan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 17:20
-
Liverpool Sadar Bakal Jadi Incaran Tim Lain di Liga Champions 2019-20
Liga Champions 29 Agustus 2019, 17:12
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR