
Bola.net - Petenis putri Amerika Serikat, Amanda Anisimova, mengalami kekalahan pahit di final Wimbledon 2025, Sabtu (14/7/2025). Ia harus mengakui keunggulan Iga Swiatek dengan skor telak 6-0, 6-0. Kekalahan ini menjadi catatan kelam bagi Anisimova, sekaligus menorehkan sejarah yang kurang mengenakkan di dunia tenis.
Pertandingan yang berlangsung di Centre Court itu berlangsung singkat, hanya 57 menit. Swiatek tampil dominan sejak awal pertandingan, tidak memberikan kesempatan bagi Anisimova untuk mengembangkan permainannya. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Anisimova, yang sebelumnya tampil gemilang sepanjang turnamen.
Mencapai final Wimbledon merupakan prestasi yang membanggakan. Namun, Anisimova juga mencatatkan rekor yang tidak diinginkan di laga ini. Ia menjadi petenis pertama di era Open Wimbledon yang kalah di final Grand Slam tanpa memenangi satu gim pun. Kekalahan ini dikenal dengan istilah 'double bagel'.
Penampilan Swiatek memang sangat dominan. Ia mampu mengendalikan permainan dan tidak memberikan celah bagi Anisimova untuk mengembangkan strategi. Kekuatan dan presisi pukulan Swiatek membuat Anisimova kesulitan mengimbangi permainannya. Kekalahan ini menjadi pengalaman yang berat bagi petenis 23 tahun itu.
Amanda Anisimova Akui Kekuatan Iga Swaitek

Kekalahan ini terasa ironis bagi Anisimova, mengingat ia memulai turnamen ini dengan kemenangan telak 6-0, 6-0 atas Yulia Putintseva. Namun, di partai final, ia harus mengakui keunggulan lawannya dan menerima kekalahan pahit.
Meski demikian, Anisimova tetap menunjukkan sikap sportif dan memberikan pujian kepada Iga Swiatek atas penampilannya yang gemilang. "Terima kasih Iga, kau pemain luar biasa dan itu jelas terlihat hari ini. Kau inspirasiku, atlet luar biasa, dan kau menjalani dua pekan yang luar biasa di sini. Memenangkan gelar Wimbledon pertamamu adalah hal yang sangat istimewa, jadi selamat untukmu dan timmu," tuturnya.
"Terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya sejak pertandingan putaran pertama. Kalian semua telah mendampingi saya sepanjang turnamen ini. Saya menjalani dua pekan yang hebat, meski hari ini saya kehabisan tenaga. Saya berharap bisa menampilkan performa yang lebih baik untuk kalian semua, tetapi kalian tetap ada untuk saya dan memberi saya kekuatan, jadi terima kasih banyak," lanjutnya.
Pujian dan Semangat dari Iga Swiatek untuk Amanda Anisimova
Di lain sisi, kemenangan di Wimbledon 2025 menjadi gelar Grand Slam keenam bagi Swiatek. Petenis asal Polandia ini makin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Ia hanya membutuhkan gelar Australia Open untuk melengkapi koleksi gelar Grand Slam-nya.
Iga Swiatek menjadi wanita kedua di era Open yang memenangkan final Grand Slam dengan skor 6-0, 6-0. Sebelumnya, Steffi Graf pernah mencatatkan prestasi serupa di Roland Garros 1988. Kemenangan ini menunjukkan dominasi Swiatek di dunia tenis dan kemampuannya untuk tampil konsisten di level tertinggi.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Amanda atas dua pekan yang luar biasa, terlepas dari apa yang terjadi hari ini. Saya berharap kita bisa bertemu lagi di banyak final, di sini maupun di turnamen lain. Saya bahkan tak pernah bermimpi bisa menang di Wimbledon, karena rasanya itu terlalu jauh untuk diraih. Saya merasa sudah menjadi pemain berpengalaman setelah memenangkan beberapa Slam, tetapi saya benar-benar tak menyangka bisa mendapatkan gelar ini," ungkapnya.
Setelah meraih gelar Wimbledon, Swiatek akan mengalihkan fokusnya ke US Open. Ia bertekad untuk meraih gelar di turnamen itu dan terus mencatatkan prestasi gemilang di dunia tenis.
Sumber: talkSPORT
Baca Juga:
- Rincian Hadiah Wimbledon 2025: Sinner Bawa Pulang Puluhan Miliar, Alcaraz Juga Tetap Cuan!
- Jannik Sinner Kalahkan Carlos Alcaraz di Final Wimbledon 2025, Sejarah Tercipta!
- Momen Aryna Sabalenka Tolong Fans yang Kepanasan saat Nonton Semifinal Wimbledon 2025
- Menang Mudah atas Belinda Bencic, Iga Swiatek Melaju ke Final Wimbledon 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang Mudah atas Belinda Bencic, Iga Swiatek Melaju ke Final Wimbledon 2025
Tenis 11 Juli 2025, 10:10
-
Jadwal Lengkap Tenis Wimbledon 2025, 30 Juni-13 Juli 2025
Tenis 11 Juli 2025, 08:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR