
Bola.net - Timnas Indonesia mulai melakukan persiapan di Jakarta untuk menghadapi Argentina. Laga uji coba internasional bertajuk FIFA Matchday itu akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (19/6/2023).
Setelah bertanding dengan Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (14/6), yang berakhir dengan skor 0-0, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung memboyong skuadnya ke Jakarta esok harinya. Persiapan untuk menghadapi Argentina pun mulai digeber sejak Kamis (15/6).
Dalam persiapannya ini, Shin Tae-yong harus segera membenahi pekerjaan rumah yang terlihat saat ditahan imbang Palestina tanpa gol. Setidaknya, ada tiga hal yang perlu diperbaiki oleh pelatih asal Korea Selatan itu.
Lantas, apa saja tiga hal itu? Berikut ulasannya.
1. Penyelesaian Akhir

Saat menghadapi Palestina, Timnas Indonesia tampil lebih dominan, termasuk dalam hal menciptakan peluang. Menurut data dari Lapangbola, Skuad Garuda melepaskan 12 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Namun dari enam kesempatan tersebut, tidak satupun yang berbuah jadi gol. Oleh karena itu di sisa waktu yang tersedia, para pemain Timnas Indonesia terutama para penyerang seperti Dimas Drajad, Rafael Struick, dan Dendy Sulistyawan harus terus mengasah ketajaman mereka saat di depan gawang lawan.
2. Efektivitas Bola Mati

Jika Timnas Indonesia kesulitan menembus pertahanan Argentina yang diperkuat nama-nama besar dunia seperti Cristian Romero, Gonzalo Montiel, German Pezzella, Nicolas Tagliafico, dan Marcos Acuna, maka memanfaatkan bola mati bisa jadi solusi. Skuad Garuda dapat memanfaatkan set piece untuk melakukan ancaman bahkan peluang mencetak gol.
Hal ini cukup memungkinkan karena Timnas Indonesia punya nama-nama yang bisa diandalkan sebagai eksekutor bola mati. Marc Klok, Jordi Amat, Shayne Pattynama merupakan eksekutor bola mati terbaik yang dimiliki skuad Garuda.
3. Transisi Menyerang Lebih Cepat

Shin Tae-yong bisa memanfaatkan kecepatan yang dimiliki para pemainnya untuk melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Terlalu lama menahan bola di area pertahanan saat melawan tim sekelas Argentina tentu akan menjadi sangat riskan.
Timnas Indonesia memiliki pemain-pemain yang punya kecepatan cukup baik, seperti Yakob dan Yance Sayuri, Pratama Arhan, Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, dan Dendy Sulistyawan. Mereka berpotensi memberikan ancaman kepada Argentina.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Minus Messi & Di Maria, Ini Daftar 24 Pemain Argentina yang Akan Menjajal Kekuatan Timnas Indonesia
- Reaksi Rafael Struick Setelah Lionel Messi Absen Perkuat Argentina Vs Timnas Indonesia
- Prediksi Indonesia vs Argentina 19 Juni 2023
- 10 Pemain Timnas tak Dimainkan Lawan Palestina, Bagaimana Peluang saat Jumpa Argentina?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR