Bola.net - -
Aris Indarto mengucapkan terima kasih kepada skuat Indonesia yang berjuang dengan heroik di Piala AFF 2016. Namun mantan bek Persija Jakarta ini menyayangkan strategi bertahan Garuda di Thailand.
Indonesia bertandang ke Rajamangala Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu , untuk melakoni laga leg kedua final turnamen tersebut. Hasil imbang saja akan membuat mereka juara. Namun mereka malah kalah 2-0.
Kekalahan ini tentu tak sesuai ekspektasi para suporter di tanah air dan Aris sendiri. Meski demikian, dia tetap mengucapkan terima kasih atas perjuangan ekstra keras Boaz Solossa dan kawan-kawan.
"Terimakasih untuk teman-teman pemain yang sudah berjuang mati-matian. Tapi kita harus legowo juga bahwa Thailand setingkat lebih baik dari kita," ujar Aris kepada Bola.net, Minggu (18/12).
Namun, ada sedikit tanda tanya di benak Aris. Dia mengaku tak bisa paham dengan strategi bertahan yang diterapkan Alfred Riedl.
"Yang disayangkan adalah kenapa kita harus bermain defensif di Thailand seakan hasil seri saja sudah cukup. Kenapa permainan di Pakansari tidak dilanjutkan tren positifnya? Dengan menyerang malah akan membuat tim Thailand kerepotan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Gagal Juara, Firman Utina Tetap Puas Dengan Perjuangan Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:31
-
Rahmad Darmawan Bangga Dengan Perjuangan Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:25
-
Besok, Jokowi Jamu Penggawa Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:15
-
Thoriq Sebut Abduh Pantas Dikartu Merah
Tim Nasional 18 Desember 2016, 15:09 -
Aris Indarto Salut Atas Perjuangan Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 14:51
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR