"Kita lihat, di babak pertama kita tidak bermain bagus. Kondisi lapangan berpengaruh pada permainan kami. Penguasaan bola kami juga tidak seperti yang diharapkan. Namun, saya bisa mengerti. Semua ini karena kondisi lapangan yang kurang bagus," ujar Van Gaal, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Selain faktor lapangan, Van Gaal juga mengakui kokohnya benteng pertahanan Indonesia sebagai faktor yang juga menyulitkan anak asuhnya. Menurutnya, permainan bertahan yang diperagakan Boaz Solossa dan kawan-kawan sulit ditembus para penggawa De Oranje.
"Sulit bagi kita menembus pertahanan Indonesia ketika sepuluh, bahkan beberapa kali sebelas, orang pemain berada di daerah pertahanan mereka. Di babak pertama, lini belakang kita juga bermain terlalu ke belakang. Di babak kedua, kita ubah strategi dan memasang pertahanan kita lebih maju," papar pelatih berusia 61 tahun ini.
"Di babak pertama kita memiliki paling tidak tiga peluang emas melalui Robin van Persie. Sayang, semua belum berhasil dimanfaatkan. Di babak kedua, kita tampil lebih baik dan menghasilkan banyak peluang, tiga di antaranya bisa berbuah gol dan membuat kita menang," sambungnya.
Dalam pertandingan sebelumnya, Indonesia harus menyerah tiga gol tanpa balas dari De Oranje. Tiga gol anak asuh Louis van Gaal ini dicetak Siem de Jong pada menit 57 dan 67. Arjen Robben memantapkan kemenangan Belanda melalui solo run-nya di menit 90.[initial]
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Persie Kagumi Atmosfer Sepakbola Indonesia
Tim Nasional 8 Juni 2013, 19:19
-
Rasyid Berharap Starter Lawan Singapura
Tim Nasional 8 Juni 2013, 14:28
-
Van Persie Bangga Jadi Kapten Utama Belanda
Tim Nasional 8 Juni 2013, 09:42
-
Menpora Berharap Timnas Lebih Serius Persiapkan Diri
Tim Nasional 8 Juni 2013, 02:28
-
Jacksen Siap Panggil Pemain Baru Untuk Hadapi China
Tim Nasional 8 Juni 2013, 02:01
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR