Bola.net - Badan tim nasional Indonesia (BTN) membuka lowongan untuk posisi manajer tim nasional Indonesia di segala level usia. Mulai dari U-14, 19, 23 hingga senior.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Matalitti, mengatakan menerapkan persyaratan khusus. Yakni, wajib memiliki dana awal sebesar 5 miliar rupiah.
"Dana tersebut bukan sema-mata untuk PSSI. Melainkan, untuk Timnas. Sosok yang ingin menjadi manajer Timnas, pasti memiliki tujuan tertentu. Misalnya saja, ingin bernarsis atau tenar dengan menjadi konsumsi media massa. Untuk itu, silahkan saja asalkan menyiapkan uang Rp5 miliar," ungkap sosok kelahiran 10 Mei 1959 tersebut.
"Uang itu pun bukan untuk saya. Tapi uang itu akan digunakan dan jaminan untuk Timnas Indonesia. Kita semua tahu kalau orang yang menjadi manajer itu harus mengeluarkan uang. Kemudian uang tersebut akan diberikan ke PSSI untuk melakukan pembinaan kepada pemain dan keperluan yang dibutuhkan oleh Skuad Merah-Putih," tutur Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur tersebut.
Jika ada pihak yang berminat dan mampu memenuhi persyaratan tersebut, La Nyalla mengaku siap memberikan tongkat estafetnya. Namun jika tidak, La Nyalla menegaskan siap terus membiayai Timnas Indonesia di seluruh level usia.
"Kami itu tidak asal-asalan menunjuk orang untuk menjadi manajer Timnas. Kalau tidak ada yang sanggup, maka tidak apa-apa. Kami tetap komitmen untuk membiayai sendiri," imbuhnya.
Sementara itu, La Nyalla mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak memberikan pujian pada Timnas Indonesia U-19. Pasalnya, Indra Sjafri dan kawan-lawan harus tampil lebih bagus di ajang Piala Asia U-19 Myanmar, Oktober mendatang dan ditargetkan lolos empat besar agar bisa berlaga dan juara di Piala Dunia U-20 tahun 2015.
"Dari pada memberikan pujian, lebih baik memberikan kritik kepada pemain Timnas U-19. Sebab, kritikan membuat tim terus berusaha memperbaiki diri," imbuhnya.
Jelang menghadapi laga tersebut, Timnas U-19 akan menjalani Tur Timur Tengah, mulai pada 1 April 2014. Dalam tur tersebut, Evan Dimas dan kawan-kawan akan menjalani tiga laga uji coba. Dua melawan negara, dan satu lainnya kontra klub asal Timur Tengah.
Rencananya, rombongan akan berangkat pada pada tanggal 1 April. Tujuan pertama, yakni guna melakukan Ibadah Umroh selama lima hari. Rinciannya, dua malam di Madinah dan tiga malam di Mekkah.
Selepas menyelesaikan menjalani Ibadah Umrah, Timnas U-19 menjalani uji coba lawan Timnas Oman U-19 di Stadion Sultan Qaboos, pada 9 April. Lalu pada 10 April, menuju ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghadapi dua pertandingan melawan Timnas UEA U-19 pada tanggal 14 dan 16 April. Kedua Laga tersebut, digelar di Stadion UEA FA.
Puncaknya, Timnas U-19 akan menghadapi klub lokal, yakni Al Shabab U-19 pada 19 April di Stadion UEA FA dan kembali ke Jakarta pada 21 April. (esa/hsw)
Wakil Ketua Umum (Waketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Matalitti, mengatakan menerapkan persyaratan khusus. Yakni, wajib memiliki dana awal sebesar 5 miliar rupiah.
"Dana tersebut bukan sema-mata untuk PSSI. Melainkan, untuk Timnas. Sosok yang ingin menjadi manajer Timnas, pasti memiliki tujuan tertentu. Misalnya saja, ingin bernarsis atau tenar dengan menjadi konsumsi media massa. Untuk itu, silahkan saja asalkan menyiapkan uang Rp5 miliar," ungkap sosok kelahiran 10 Mei 1959 tersebut.
"Uang itu pun bukan untuk saya. Tapi uang itu akan digunakan dan jaminan untuk Timnas Indonesia. Kita semua tahu kalau orang yang menjadi manajer itu harus mengeluarkan uang. Kemudian uang tersebut akan diberikan ke PSSI untuk melakukan pembinaan kepada pemain dan keperluan yang dibutuhkan oleh Skuad Merah-Putih," tutur Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur tersebut.
Jika ada pihak yang berminat dan mampu memenuhi persyaratan tersebut, La Nyalla mengaku siap memberikan tongkat estafetnya. Namun jika tidak, La Nyalla menegaskan siap terus membiayai Timnas Indonesia di seluruh level usia.
"Kami itu tidak asal-asalan menunjuk orang untuk menjadi manajer Timnas. Kalau tidak ada yang sanggup, maka tidak apa-apa. Kami tetap komitmen untuk membiayai sendiri," imbuhnya.
Sementara itu, La Nyalla mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak memberikan pujian pada Timnas Indonesia U-19. Pasalnya, Indra Sjafri dan kawan-lawan harus tampil lebih bagus di ajang Piala Asia U-19 Myanmar, Oktober mendatang dan ditargetkan lolos empat besar agar bisa berlaga dan juara di Piala Dunia U-20 tahun 2015.
"Dari pada memberikan pujian, lebih baik memberikan kritik kepada pemain Timnas U-19. Sebab, kritikan membuat tim terus berusaha memperbaiki diri," imbuhnya.
Jelang menghadapi laga tersebut, Timnas U-19 akan menjalani Tur Timur Tengah, mulai pada 1 April 2014. Dalam tur tersebut, Evan Dimas dan kawan-kawan akan menjalani tiga laga uji coba. Dua melawan negara, dan satu lainnya kontra klub asal Timur Tengah.
Rencananya, rombongan akan berangkat pada pada tanggal 1 April. Tujuan pertama, yakni guna melakukan Ibadah Umroh selama lima hari. Rinciannya, dua malam di Madinah dan tiga malam di Mekkah.
Selepas menyelesaikan menjalani Ibadah Umrah, Timnas U-19 menjalani uji coba lawan Timnas Oman U-19 di Stadion Sultan Qaboos, pada 9 April. Lalu pada 10 April, menuju ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghadapi dua pertandingan melawan Timnas UEA U-19 pada tanggal 14 dan 16 April. Kedua Laga tersebut, digelar di Stadion UEA FA.
Puncaknya, Timnas U-19 akan menghadapi klub lokal, yakni Al Shabab U-19 pada 19 April di Stadion UEA FA dan kembali ke Jakarta pada 21 April. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BTN Buka Lowongan Untuk Manajer Timnas
Tim Nasional 31 Maret 2014, 20:19
-
Preview: Indonesia vs Andorra, Pantang Jemawa
Tim Nasional 26 Maret 2014, 12:06
-
Review: Garuda Dihantam Gol Menit Akhir
Tim Nasional 6 Maret 2014, 02:48
-
Aji Santoso Terus Pantau Calon Pemain Timnas U-23
Tim Nasional 13 Februari 2014, 05:03
-
'Suatu Saat Nanti, Sepakbola Indonesia Bisa Ungguli Spanyol'
Tim Nasional 26 Januari 2014, 14:38
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR