
Bola.net - - Timnas Indonesia berangkat ke Yangon untuk menjalani laga persahabatan internasional kontra Myanmar pada Senin (25/3/2019). Pelatih Simon McMenemy membawa 22 pemain.
Dari semuanya, pelatih kelahiran Skotlandia tersebut membawa enam pemain untuk mengisi barisan belakang.
Nama-nama beken yang pernah membela Timnas Indonesia beberapa tahun lalu pun kembali mendapatkan kesempatan untuk berseragam Tim Garuda. Sejumlah pemain senior tersebut sejak awal dibawa oleh Simon sebagai pengimbang pemain muda yang juga memang disukainya.
Pengalaman dan jam terbang para pemain senior tentu menjadi faktor penting untuk mengangkat mentalitas tim yang juga diisi oleh para pemain muda yang juga memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk berseragam Timnas Indonesia.
Dari enam pemain bertahan yang dibawa, empat di antaranya kembali hadir di Timnas Indonesia setelah beberapa tahun terakhir absen membela Tim Garuda.
Scroll terus ke bawah.
Yanto Basna
Yanto Basna merupakan pemain muda yang melesat masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Pemain asal Papua itu bermain baik bersama Mitra Kukar dan mendapatkan kesempatan untuk masuk dalam skuat Garuda asuhan Alfred Riedl untuk dibawa ke Piala AFF 2016.
Yanto Basna, yang saat itu baru berusia 21 tahun, merupakan pemain muda yang cukup cemerlang yang dimiliki Indonesia.
Namun, setelah era Riedl, Yanto Basna tak masuk dalam skema yang diinginkan oleh Luis Milla ketika membangun Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2017 dan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018.
Pemain kelahiran Sorong itu pun tidak masuk dalam skema Timnas Indonesia asuhan Bima Sakti di Piala AFF 2018, di mana saat itu Yanto Basna berkarier di Thailand bersama Khonkaen FC.
Kiprah bagusnya membawa timnya ke papan atas Thai League 2 ternyata cukup mendapat perhatian dari Simon McMenemy.
Akhirnya Yanto Basna pun kembali mendapatkan kesempatan dari Simon McMenemy untuk berseragam Timnas Indonesia.
Manahati Lestusen
Tak berbeda dengan Yanto Basna, Manahati Lestusen merupakan pemain yang terakhir kali membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.
Namun, berbeda dengan Yanto Basna yang saat itu baru pertama mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia senior, Manahati adalah pemain yang sudah berpengalaman membela Timnas Indonesia senior sejak 2014.
Manahati Lestusen termasuk pemain yang memiliki kemampuan mengisi beberapa posisi berbeda di dalam tim. Ketika memperkuat Tim Garuda di Piala AFF 2016, Manahati mendapatkan kepercayaan dari Riedl untuk mengisi tiga posisi berbeda, yaitu gelandang bertahan, bek tengah, hingga bek kanan.
Kehadiran pemain dengan kemampuan multi-posisi seperti Manahati membuat Simon McMenemy tidak memiliki kekhawatiran ketika harus kehilangan pemain utama di posisi tertentu di area pertahanan.
Pemain jebolan program SAD Uruguay itu merupakan sosok yang tepat untuk menjadi subtitusi di posisi mana pun ketika pemain andalan Tim Garuda tak bisa tampil karena alasan apa pun.
Ruben Sanadi
Berbeda dengan dua pemain sebelumnya, Ruben Sanadi merupakan pemain yang sudah cukup lama tidak membela Timnas Indonesia. Pertama kali membela Tim Garuda pada 2013, Ruben Sanadi tercatat tampil dalam tujuh pertandingan bersama di level internasional dan tidak pernah lagi bergabung bersama Timnas Indonesia sejak 2014.
Mendapatkan debutnya ketika Timnas Indonesia menggelar laga uji coba dengan Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Juni 2013, Ruben Sanadi sempat tiga kali memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2015 yang digelar pada Oktober dan November 2013. Setelah itu, Ruben Sanadi juga tampil dalam tiga laga persahabatan Timnas Indonesia pada 2014, menghadapi Pakistan, Nepal, dan Qatar.
Kini setelah 4,5 tahun lebih absen membela Timnas Indonesia, Ruben Sanadi pun kembali mendapatkan kesempatan untuk mengenakan jersey dengan lambang Garuda di dadanya. Permainan lugas yang kerap diperlihatkan Ruben di pertandingan liga cukup menarik perhatian Simon McMenemy untuk menjaga lini pertahanan tim asuhannya.
Yustinus Pae
Seperti halnya Ruben Sanadi, Yustinus Pae yang berasal dari Papua ini pertama kali mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia pada 2013, yaitu ketika Tim Garuda menghadapi Belanda dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Setelah itu, dari penelusuran Bola.com, ada catatan yang menyebut Yustinus Pae sempat mendapatkan kesempatan bermain selama 45 menit dalam laga kualifikasi Piala Asia 2015 ketika Timnas Indonesia menghadapi China pada Oktober 2013. Namun, setelah itu, pemain yang setia bersama Persipura Jayapura itu belum mendapatkan lagi panggilan memperkuat Timnas Indonesia.
Yustinus Pae menganggap kesempatan yang diberikan Simon McMenemy kepada dirinya pada 2019 ini merupakan kesempatan kedua yang tidak boleh disia-siakannya.
Lebih dari lima tahun tidak membela Tim Garuda di kancah internasional, Yustinus Pae berharap bisa memberikan pembuktian dirinya sebagai satu dari sekian banyak pemain terbaik yang dimiliki Indonesia yang layak untuk membantu Tim Garuda berprestasi.
Laga persahabatan kontra Myanmar menjadi laga internasional pertama Tim Garuda pada 2019. Seperti yang sudah terjadi sebelumnya, laga pertama seorang pelatih Timnas Indonesia akan menjadi tolok ukur ke depannya.
Apalagi konsentrasi tim ini adalah untuk memperbaiki peringkat Indonesia di ranking FIFA dan sebagai persiapan untuk kualifikasi Piala Dunia dan Asia.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Evan Dimas: Coach Simon Seorang Teman yang Baik
Bola Indonesia 23 Maret 2019, 23:37
-
Empat Wajah Baru Rasa Lama di Barisan Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 23 Maret 2019, 17:42
-
Evan Dimas Yakin Timnas Indonesia Bisa Raih Kemenangan Kontra Myanmar
Tim Nasional 23 Maret 2019, 17:00
-
Formasi Andalan Simon McMenemy di Timnas Indonesia
Tim Nasional 23 Maret 2019, 00:33
-
Evan Dimas Nyaman dengan Formasi Simon McMenemy di Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Maret 2019, 19:35
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR