
Bola.net - Di saat Timnas Indonesia senior masih kering juara, skuad Garuda di berbagai level usia cukup sering berjaya di kejuaraan setingkat Asia Tenggara.
Terbaru, Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2022. Sebelumnya, mereka juga menjadi kampiun pada edisi 2018. Sementara itu, Timnas Indonesia U-19 sukses mengangkat trofi juara di Piala AFF U-19 2013.
Timnas Indonesia U-22 tak mau kalah. Garuda Muda membawa pulang trofi Piala AFF U-22 tahun 2019 lalu dari Kamboja.
Namun, tak banyak dari skuad di ajang itu yang meraih sukses ketika memasuki usia senior. Bola.net memiliki deretan nama yang sukses ketika memperkuat Timnas Indonesia junior tapi juga masih konsisten di level senior.
Evan Dimas dan Geng Bhayangkara FC

Banyak dari alumni AFF U-19 2013 yang memperkuat Bhayangkara FC. Bahkan mereka mampu menjadi bagian penting saat BFC meraih gelar juara Liga 1 2017 yang lalu.
Di tim Bhayangkara FC saat itu ada Evan Dimas, Zulfiandi, I Putu Gede Juni Antara, Awan Setho Raharjo, Ilham Udin, Syahrul Kurniawan, Rully Desrian, dan Muhammad Fatchu Rohman.
Beberapa dari mereka masih bertahan di Bhayangkara FC sampai sekarang. Bahkan di usia yang masih 25 tahun, Awan Setho mampu menjadi kapten The Guardian.
Sementara itu Evan Dimas, Ilham Udin, Zulfiandi berkelanjutan ke beberapa klub lain. Evan Dimas sampai sekarang masih jadi langganan Timnas Indonesia senior.
Ernando Ari

Ernando adalah kiper andalan Timnas U-16 saat menjadi juara Piala AFF U-16 2018. Di laga final, Ernando tampil heroik pada babak adu tendangan penalti.
Karier Ernando terus menanjak. Kini di usianya yang masih 20 tahun, Ernando mampu menjadi andalan utama di bawah mistar Persebaya Surabaya.
Ia juga menjadi andalan utama di Timnas Indonesia U-23. Sementara di level senior, Ernando tampaknya masih harus bersabar.
Ada dua kiper lain yang secara usia dan pengalaman memang ada di atasnya. Mereka adalah Nadeo Argawinata dan Syahrul Trisna.
Witan Sulaeman

Witan sudah terlihat potensinya sejak masih sangat belia. Ia baru meraih sukses bersama Timnas Indonesia pada tahun 2019 lalu.
Saat itu Witan menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-22 yang menjadi juara di Piala AFF U-22 2019. Dengan usia yang masih 18 tahun, Witan saat itu menjadi anggota termuda di skuad Indra Sjafri.
Witan terus berkembang menjadi pemain hebat. Selain terus menjadi andalan Timnas senior, Witan juga terus berkibar kariernya di Eropa.
Dimas Drajad

Dimas sudah cukup lama keluar masuk Timnas Indonesia kelompok umur. Namun, penampilan terbaiknya sejauh ini terjadi pada Piala AFF U-22 2019 lalu.
Saat itu Dimas menjadi salah satu striker andalan Indra Sjafri. Sejak saat itu karier Dimas terus menanjak.
Di BRI Liga 1 musim lalu, ia mampu mencetak 11 gol untuk Persikabo 1973. Bersama Samsul Arif, Dimas menjadi penyerang lokal tersubur. Catatan yang membuatnya mendapatkan kesempatan bermain di Timnas senior.
Rachmat Irianto

Putra dari Bejo Sugiantoro ini juga menjadi bagian dari skuad juara Piala AFF U-22 2019. Menariknya, Irianto mengalami beberapa kali revolusi posisi.
Awalnya Irianto adalah seorang striker. Ketika di Timnas U-19, ia ditempatkan di posisi bek tengah.
Belakangan, pemain Persib Bandung ini bisa juga bermain apik di posisi gelandang bertahan dan bek kanan. Irianto juga menjadi salah satu pemain favorit Shin Tae-yong.
Asnawi Mangkualam

Asnawi adalah bek kanan andalan Timnas Indonesia U-22 saat menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Asnawi belakangan terus memberikan inspirasi kepada pesepakbola Indonesia yang lain.
Ia mau mengambil tantangan besar dengan bermain di Korea Selatan. Asnawi sudah menjadi bagian dari Ansan Greeners sejak tahun lalu.
Permainan eks pemain PSM Makassar ini pun terus meningkat. Peningkatan paling terlihat dari mentalitasnya dalam bertanding.
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan, Aryo Atmaja) 16 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Sudah Tiba di Indonesia, Segera Pimpin TC Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 16 Agustus 2022, 22:44
-
Iwan Bule Membela Diri Soal Angkat Trofi Piala AFF U-16 2022: Saya Berdarah-darah
Tim Nasional 16 Agustus 2022, 13:24
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR