
Bola.net - Asep Azis mengungkap permasalahan kronis yang kerap menghantui para penggawa Timnas Indonesia. Fisioterapis Timnas Indonesia ini mengatakan bahwa sebagian pemain yang bergabung ke timnas tak memiliki bekal fisik yang mumpuni.
"Dengan pengalaman saya di timnas, banyak yang masuk ke timnas, mereka sebenarnya belum memiliki dasar fisik yang bagus," ucap Asep, dalam siniar di kanal Hasani's Corner.
Salah satu contohnya, menurut Asep, adalah adanya sejumlah pemain yang tak bisa maksimal melakukan sejumlah latihan sederhana, untuk meningkatkan kondisi fisik, dengan benar. Padahal, latihan tersebut tergolong sederhana, seperti push-up atau sit-up.
"Jadi, kalau saya melihatnya, satu sisi, dari aspek saya sebagai fisioterapis, risiko cedera bisa lebih tinggi karena mereka punya badan ini sebetulnya tidak siap dibawa bermain di level yang lebih tinggi," tutur Asep.
"Dan, menurut saya, harus bukan hanya ketika mereka masuk ke timnas, tapi sejak masih kecil, mereka sudah harus bisa. Namun, di kita terlalu banyak mitos. Padahal, sebenarnya tidak seperti itu," ia menambahkan.
Lebih lanjut, menurut Asep, ada perubahan paradigma soal latihan terkait kondisi fisik. Dulu, sambung alumnus Universitas Esa Unggul tersebut, kondisi fisik bisa didapatkan dengan berlatih saja.
"Memang ada namanya tactical periodisasi. Namun juga, fisik itu, menurut saya, harus dilatih secara terpisah," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kebutuhan Berbeda Tiap Posisi

Asep menyatakan, saat ini, kebutuhan fisik sangat spesifik. Setiap posisi, sambung pria asal Jawa Barat tersebut, memiliki kebutuhan fisik sendiri.
"Berbicara tentang latihan fisik, dulu kita berpikir latihan fisik itu tim. Satu tim berlatih bersama supaya fisiknya meningkat. Namun, kebutuhannya sekarang semakin spesifik," kata Asep.
"Beda posisi bisa beda kebutuhannya. Posisi pemain belakang, posisi gelandang, striker, pasti akan berbeda kebutuhan fisiknya. Dulu indikator kita selalu berbicara Vo2Max. Kalau kita lihat sekarang, itu yang namanya kekuatan otot, daya tahan otot, stabilitas otot, itu menjadi penting," sambungnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ernando Ari Cedera, Nadeo Argawinata bakal Kawal Gawang Timnas Indonesia Saat Lawan Vietnam?
- Tanpa Asnawi dan Cadangkan Struick, Ini Prediksi Komposisi Timnas Indonesia kala Hadapi Vietnam
- Pesan Shin Tae-yong dari Stadion Giuseppe Sinigaglia untuk Jay Idzes: Sampai Jumpa Tanggal 17 Maret
- Keren! Marselino Ferdinan Bawa KMSK Deinze Puncaki Klasemen Liga Challenger Belgia
- Peluang Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen Tampil Lawan Vietnam Dinilai Tipis
- Shin Tae-yong Panggil Jay Idzes ke Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR