
Bola.net - Meski belum digelar, pelaksanaan turnamen Java Cup 2012 yang bakal digelar pada akhir Juli nanti mengundang kritik dari berbagai pihak.
Kritikan tersebut ditujukan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) yang menjadi promotor turnamen tersebut. Menurut beberapa pihak, turnamen tersebut tak seharusnya digelar mengingat banyak klub di kompetisi Indonesia sedang mengalami krisis finansial.
Terkait hal tersebut, CEO PT LPIS Widjajanto selaku konsorsium yang bertanggung jawab terhadap urusan finansial klub-klub IPL menyatakan bahwa permasalahan gaji pemain tidak berhubungan dengan pelaksanaan Java Cup 2012. Turnamen tersebut terselenggara karena investor dan LPIS hanya sebagai fasilitator.
"Turnamen ini (Java Cup 2012) adalah murni urusan investor, PT LPIS hanya memfasilitasi saja," ujar Widja di sela-sela press conference Java Cup 2012.
Terbelitnya beberapa klub dengan persoalan keuangan memang menyebabkan banyak klub yang menunggak gaji para pemainnya. Bahkan para pemain juga sampai melakukan mogok bermain karena beberapa bulan gaji mereka tak terpenuhi.
"Mengenai gaji pemain kita akan tetap support, dan menyerahkannya ke pengelola klub. Ini fase transisi yang membuat klub tidak bisa menggunakan dana pemerintah. Tapi kami dari liga akan terus mengawal hingga mereka menjadi klub profesional," lanjutnya.
Dalam turnamen Java Cup 2012 tersebut, Indonesia akan bermain dalam turnamen dengan sistem gugur. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh Malaysia, Everton dan Galatasaray. (kmp/dzi)
Kritikan tersebut ditujukan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) yang menjadi promotor turnamen tersebut. Menurut beberapa pihak, turnamen tersebut tak seharusnya digelar mengingat banyak klub di kompetisi Indonesia sedang mengalami krisis finansial.
Terkait hal tersebut, CEO PT LPIS Widjajanto selaku konsorsium yang bertanggung jawab terhadap urusan finansial klub-klub IPL menyatakan bahwa permasalahan gaji pemain tidak berhubungan dengan pelaksanaan Java Cup 2012. Turnamen tersebut terselenggara karena investor dan LPIS hanya sebagai fasilitator.
"Turnamen ini (Java Cup 2012) adalah murni urusan investor, PT LPIS hanya memfasilitasi saja," ujar Widja di sela-sela press conference Java Cup 2012.
Terbelitnya beberapa klub dengan persoalan keuangan memang menyebabkan banyak klub yang menunggak gaji para pemainnya. Bahkan para pemain juga sampai melakukan mogok bermain karena beberapa bulan gaji mereka tak terpenuhi.
"Mengenai gaji pemain kita akan tetap support, dan menyerahkannya ke pengelola klub. Ini fase transisi yang membuat klub tidak bisa menggunakan dana pemerintah. Tapi kami dari liga akan terus mengawal hingga mereka menjadi klub profesional," lanjutnya.
Dalam turnamen Java Cup 2012 tersebut, Indonesia akan bermain dalam turnamen dengan sistem gugur. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh Malaysia, Everton dan Galatasaray. (kmp/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelar Java Cup 2012, LPIS Dinilai Abaikan Kesejahteraan Pemain
Tim Nasional 27 Juni 2012, 19:50
-
CEO LPIS: Ini Hari Bersejarah Bagi Indonesia
Tim Nasional 27 Juni 2012, 18:59
-
Besok, Tiket Kualifikasi Piala Asia U-22 Mulai Dijual
Tim Nasional 26 Juni 2012, 15:15
-
Tiga Cabor Dapat Wild Card ke Olimpiade London 2012
Olahraga Lain-Lain 26 Juni 2012, 12:26
-
Ezra Walian, Top Skor Ajax U-15 Keturunan Indonesia
Bola Indonesia 25 Juni 2012, 12:15
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR