
Bola.net - Hansamu Yama adalah bek tangguh yang kerap tampil bersama Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Memiliki postur tubuh ideal membuatnya jadi andalan di lini belakang.
Perjalanan karier Hansamu Yama sebagai pemain dimulai ketika masih duduk di bangku kelas dua SMA. Ketika itu, Hansamu bahkan harus mengorbankan pendidikannya demi bergabung dengan tim Deportivo Indonesia.
"Banyak sekali pengalaman yang saya dapat, terutama menjadi seorang pribadi yang mandiri di sana kami diajarkan hidup mandiri, disiplin, dan kekeluargaan antarpemain," kata Hansamu Yama.
Itu merupakan pintu masuk Hansamu ke Timnas Indonesia U-19. Setelah itu, penampilannya semakin terasah dan kerap menjadi langganan di lini belakang Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri.
Hansamu Yama juga berhasil membela Barito Putera. Penampilannya semakin terasah di lini belakang sehingga ban kapten kerap diberikan kepada Hansamu Yama.
Puncak penampilan Hansamu Yama terjadi pada Piala AFF 2018. Ketika itu, Hansamu Yama dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia pada usia 23 tahun.
Setahun berselang, Hansamu Yama dipercaya untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya. Setelah itu, namanya semakin akrab di lini belakang Timnas Indonesia.
Seperti apakah perjalanan karier Hansamu Yama? Berikut ini ulasan singkatnya dalam angka.
Hansamu Yama dalam Angka

17
Hansamu Yama merupakan pemain binaan akademi Deportivo Indonesia. Ketika itu, Hansamu yang berusia 17 tahun mendapatkan kesempatan menimba ilmu selama setahun di Uruguay.
Selama pendidikan di Deportivo Indonesia, kemampuan bermain bola Hansamu Yama semakin terasah. Hal itulah yang membuatnya tak kesulitan mencari klub.
25
Pada 2013, Hansamu Yama mendapatkan kesempatan bermain di Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri. Hansamu Yama berhasil memberikan gelar Piala AFF 2013.
Secara keseluruhan, Hansamu Yama membukukan 25 penampilan rentang 2013-2014 di Timnas Indonesia U-19. Penampilan apiknya itulah yang menuntun Hansamu Yama berkarier di klub profesional.
2014
Awal karier profesional Hansamu Yama terjadi pada 2014. Ketika itu, pemain berpostur 181 cm itu dipinang Barito Putera.
Hansamu Yama berhasil membukukan 59 penampilan selama empat tahun. Pemain asal Mojokerto itu juga sukses mencetak tiga gol.
23
Sukses di Timnas Indonesia U-19, Hansamu Yama promosi ke U-22. Hansamu Yama dipercaya menjadi kapten pada SEA Games 2017.
Secara keseluruhan, Hansamu Yama tampil sebanyak 23 kali. Pencapaian terbaiknya adalah meraih medali perunggu SEA Games 2017.
2016
Hansamu Yama mengawali debutnya di Timnas Indonesia senior pada 2016. Ketika itu, Hansamu tampil di Piala AFF asuhan Alfred Riedl.
Hansamu Yama berhasil membantu Timnas Indonesia melaju ke final. Namun, Timnas Indonesia saat itu kalah di final lawan Thailand.
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Gregah Nurikhsani
Published: 5 Juli 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Pelatih Persebaya Minta Format Kompetisi Tak Diubah
- Terkait Gaji, Ini Keinginan Gelandang Asing PSIS Semarang
- Bek Persebaya Arif Satria Fokus Maintenance Fisik
- Sebelum Shopee Liga 1 2020 Diputar Lagi, PT LIB Diminta Lunasi Subsidi yang Tertunggak
- Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Penonton Bisa Jadi Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansamu Yama dalam Angka: Calon Kapten Masa Depan Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Juli 2020, 15:36
-
PSSI Sudah Terima Roadmap Baru dari Shin Tae-yong, Tapi Tak Lengkap
Tim Nasional 3 Juli 2020, 21:11
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR