Bola.net - Dituntut meraih kemenangan demi peluang lolos dari Grup Piala AFC U-19, Timnas Indonesia U-19 hanya mampu bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Pasukan Garuda muda tampil percaya diri dalam pertandingan melawan Australia. Sejak menit awal Evan Dimas dkk langsung mengambil inisiatif penyerangan.
Bermain di Stadion Youth Training Center, Myanmar, Minggu (12/10), pelatih Indra Sjafri sedikit merombak komposisi pemain. Maldini dan Zulfiandi menghuni bangku cadangan.
Lima menit pertandingan berjalan Timnas mengancam melalui Muchlis Hadi Ning, tapi sayang sepakannya melenceng. Trio gelandang Evan Dimas, Muhammad Hargianto dan Paolo Sitanggang terus berjibaku memberikan umpan kepada pemain depan.
Tim asuhan Paul Okon tersengat. Melalui serangan balik mereka mengancam lewat kaki Borrello di menit kesembilan dan pada menit ke-19.
Peluang terbaik melalui sundulan, beruntung ada Facthur menghalau dari dalam gawang.
Indonesia banyak melakukan serangan melalui dua sayap Dinan dan Ilham. Sedangkan Tim Kanguru sesekali melakukan umpan terobosan.
Pada menit 29 Australia kembali mengancam. Ravi sigap keluar dari gawang untuk memotong umpan soloran. Indonesia balas mengancam melalui Fatchur yang menggiring bolak di sisi kiri lawan. Ilham juga melakukan tusukan, namun sayang tendangannya membentur pemain belakang lawan.
Tendangan Sitanggang di masa perpanjangan waktu ditangkap kiper Australia. Meski menguasai jalannya pertandingan Indonesia U-19 belum berhasil mencuri gol. Babak pertama usai skor masih tetap 0-0. (mdk/dzi)
Pasukan Garuda muda tampil percaya diri dalam pertandingan melawan Australia. Sejak menit awal Evan Dimas dkk langsung mengambil inisiatif penyerangan.
Bermain di Stadion Youth Training Center, Myanmar, Minggu (12/10), pelatih Indra Sjafri sedikit merombak komposisi pemain. Maldini dan Zulfiandi menghuni bangku cadangan.
Lima menit pertandingan berjalan Timnas mengancam melalui Muchlis Hadi Ning, tapi sayang sepakannya melenceng. Trio gelandang Evan Dimas, Muhammad Hargianto dan Paolo Sitanggang terus berjibaku memberikan umpan kepada pemain depan.
Tim asuhan Paul Okon tersengat. Melalui serangan balik mereka mengancam lewat kaki Borrello di menit kesembilan dan pada menit ke-19.
Peluang terbaik melalui sundulan, beruntung ada Facthur menghalau dari dalam gawang.
Indonesia banyak melakukan serangan melalui dua sayap Dinan dan Ilham. Sedangkan Tim Kanguru sesekali melakukan umpan terobosan.
Pada menit 29 Australia kembali mengancam. Ravi sigap keluar dari gawang untuk memotong umpan soloran. Indonesia balas mengancam melalui Fatchur yang menggiring bolak di sisi kiri lawan. Ilham juga melakukan tusukan, namun sayang tendangannya membentur pemain belakang lawan.
Tendangan Sitanggang di masa perpanjangan waktu ditangkap kiper Australia. Meski menguasai jalannya pertandingan Indonesia U-19 belum berhasil mencuri gol. Babak pertama usai skor masih tetap 0-0. (mdk/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Diyakini Tetap Jadi Harapan Sepakbola Indonesia
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 22:03
-
Evan Dimas Mengaku Tertekan Dan Gugup
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 21:52
-
Indra Sjafri Berharap Garuda Jaya Dipertahankan
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 21:08
-
Review: Dibekuk Australia, Mimpi Garuda Jaya Pupus
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 17:56
-
HT Review: Indonesia vs Australia Masih Tanpa Gol
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 16:51
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR