Main lebih percaya diri ketimbang pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia U-19 tak kewalahan menghalau serbuan Timnas Australia U-19. Mereka juga percaya diri memainkan umpan-umpan pendek kala memulai serangan.
Lima menit laga berjalan, Indonesia sempat memiliki peluang emas melalui Mukhlis Hadi Ning. Namun, penjaga gawang Australia, Jordan Thurtell masih sigap menangkap bola.
Sembilan menit berselang giliran Australia membuat barisan pertahanan Indonesia kelabakan. Namun, sepakan Brandon Borello masih melenceng dari gawang Ravi Murdianto.
Fatchu Rachman berhasil menjadi pahlawan bagi timnya pada menit ke-19. Bek sayap kanan Indonesia ini menghalau bola sundulan penggawa Australia dari mulut gawang Indonesia.
Setengah jam laga berjalan, giliran Ravi Murdianto yang mematahkan peluang emas Australia. Kiper asal Grobogan ini meninggalkan sarangnya berjibaku mengambil bola dari kaki Jaushua Sotirio.
Ravi lagi-lagi harus berjibaku mengamankan gawangnya. Berkat sergapan Ravi pada menit 35, Borello gagal memaksimalkan umpan Shannon Brady.
Kerap gagal memungkasi serangan, trio penyerang Skuat Garuda bertukar posisi. Ilham Udin Armaiyn pindah ke sayap kanan, Mukhlis Hadi Ning bergeser ke sayap kiri. Sementara, Dinan Yahdian Javier mengisi posisi uung tombak.
Upaya ini sempat berbuah peluang bagi Skuat Garuda Jaya pada menit 42. Namun, sepakan Ilham masih membentur pemain belakang Australia dan disapu keluar area berbahaya oleh Shayne D'Cunha.
Penghujung babak pertama, giliran Paulo Sitanggang melepas sepakan keras nan akurat ke gawang Austalia. Namun, lagi-lagi Jordan Thurtell sigap mengamankan gawangnya.
Meningkatkan daya dobrak, Indra Sjafri mengubah komposisi pemainnya pada awal babak kedua. Dinan Yahdian ditarik dan digantikan Dimas Drajad.
Perubahanini membuat serangan Indonesia kian menggigit. Menit 51, Evan Dimas melakukan aksi individu di kotak penalti Australia. Sayang, sepakan kapten Garuda Jaya ini masih membentur pemain belakang Australia
Dua menit kemudian, Jordan Thurtell harus bersusah payah menghalau sepakan Mukhlis Hadi Ning ke pojok kiri bawah gawangnya.
Asyik menyerang, Timnas Indonesia nyaris kebobolan. Beruntung Ravi Murdianto sigap menghalau serbuan Borrello
Menit 56, Evan Dimas lagi-lagi memiliki peluang emas membawa Skuat Garuda Jaya unggul. Namun, Thurtell masih sigap melompat menepis bola.
Tak mau anak asuhnya digempur terus-menerus oleh Timnas Indonesia, Paul Okon mengubah komposisi pemainnya. Shannon Brady ditarik dan digantikan Awer Mabil.
Mengimbangi kecepatan Mabil, Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana. Winger lincah ini dimasukkan menggantikan Mukhlis Hadi Ning pada menit 65.
Menit 66, gawang Ravi Murdianto akhirnya bobol. Tak terkawal, Jaushua Sotirio menempatkan bola ke pojok kiri bawah gawang Indonesia.
Unggul satu gol, Paul Okon tak puas. Pelatih Timnas Australia ini memasukkan Petos Skapetis -menggantikan Brandon Borrello- untuk menambah daya dobrak lini depan Young Socceroos.
Menit 78, Australia nyaris menggandakan keunggulan. Beruntung bagi Indonesia, sepakan Stefan Ingo Mauk masih melenceng tipis dari gawang Ravi.
Usai kebobolan, Indonesia tak lagi bisa menekan pertahanan Australia. Serbuan demi serbuan Evan Dimas dan kawan-kawan selalu kandas sebelum mendekati area pertahanan Young Socceroos.
Jelang laga berakhir, tensi permainan memanas. Beberapa kali Hansamu Yama dan Hargianto terlibat adu mulut dengan pemain lawan.
Pada penghujung laga, para penggawa Timnas Indonesia coba kembali menekan pertahanan Australia. Namun, sampai wasit Abdulrahman Abdou meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Diyakini Tetap Jadi Harapan Sepakbola Indonesia
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 22:03
-
Evan Dimas Mengaku Tertekan Dan Gugup
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 21:52
-
Indra Sjafri Berharap Garuda Jaya Dipertahankan
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 21:08
-
Review: Dibekuk Australia, Mimpi Garuda Jaya Pupus
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 17:56
-
HT Review: Indonesia vs Australia Masih Tanpa Gol
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 16:51
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR