
Bola.net - Ketua PSSI, Erick Thohir, menemukan jurus baru agar klub bersedia melepas pemain ke Timnas Indonesia. Erick Thohir meminta setiap pelatih untuk meneken komitmen dan akan menimbang eksistensi mereka di sepak bola Indonesia.
Beberapa waktu lalu, sempat terjadi silang pendapat antara pelatih klub dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ada pelatih yang tak kunjung melepas pemain mereka ketika mendapat panggilan ke Timnas Indonesia.
Salah satu kasus paling panas adalah perselisihan antara Shin Tae-yong dan Thomas Doll. Sebagai pelatih Persija Jakarta, Doll beberapa kali tidak segera melepas pemainnya ketika mendapat panggilan dari Shin Tae-yong.
Thomas Doll punya alasan kuat dengan sikap yang dipilih. Pelatih asal Jerman itu berpegang teguh pada aturan FIFA soal pelepasan pemain untuk laga internasional. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Jurus Erick Thohir
Situasi yang terjadi di Indonesia cukup unik. Sebab, pelatih Timnas Indonesia terbiasa melakukan pemusatan latihan jangka panjang. Termasuk Shin Tae-yong. Hal ini terkadang tak selaras dengan kepentingan klub ketika liga sedang berjalan.
Nah, ke depannya, Erick Thohir berupaya memastikan tak ada kasus klub menahan pemainnya untuk gabung Timnas Indonesia. Erick Thohir akan meminta semua pelatih BRI Liga 1 dan Liga 2 meneken komitmen melepas pemain ke Timnas.
"Para pelatih yang ada di Liga 1 dan Liga 2 harus menandatangani komitmen, sesuai dengan kesepakatan antara PSSI dan Liga (PT LIB, operator liga) mereka wajib merilis (pemain ke Timnas Indonesia)," kata Erick Thohir.
"Kita tidak mau liganya bagus, tim nasional terpuruk. Karena itu harus ada tanda tangan itu," tegasnya.
'Sanksi' untuk Pelatih yang Ogah Lepas Pemain ke Timnas

Selain meminta meneken komitmen, Erick Thohir juga menyebut PSSI menyiapkan 'hukuman' bagi pelatih yang tetap enggan melepas pemain ke Timnas Indonesia.
Tidak main-main, Erick Thohir menyebut pelatih klub yang tidak mendukung program Timnas Indonesia akan mendapat sanksi berat. Pelatih tersebut bisa ditimbang ulang keberadaanya di sepak bola Indonesia.
"Pelatih-pelatih yang tidak punya komitmen untuk masa depan sepak bola Indonesia, hanya mencari nafkah di sini, tidak usah di sini lagi," tegas Erick Thohir.
Sumber: YouTube Kompas TV, 26 Juni 2023
Klasemen BRI Liga 1
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Senang Timnas Indonesia Bisa Hadapi Argentina, Shin Tae-yong Merasa Ketagihan
- Liburan Usai Laga Timnas Indonesia vs Argentina, Guido Rodriguez Jatuh Cinta dengan Bali
- 4 Pemain yang Bisa Dipanggil Bima Sakti untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
- Berburu Pemain untuk Piala Dunia U-17 2023, Timnas Indonesia U-17 Seleksi di 9 Kota
- Terungkap Pelatih Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Bukan Shin Tae-yong
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serba-Serbi Piala Dunia U-17: Segala Hal yang Perlu Anda Tahu
Piala Dunia 26 Juni 2023, 22:00
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR